MODUL MATERI KELAINAN DAN TEKNOLOGI PADA SISTEM PEREDARAN DARAH

 Kegiatan Pembelajaran 

TUJUAN 

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik dapat menganalisis  kelainan/gangguan pada sistem peredaran darah dan menentukan teknologi untuk  mengatasi kelainan pada sistem peredaran darah.  

Pada kegiatan pembelajaran 2 ini akan dibahas mengenai : 

A. Kelainan pada sistem peredaran darah 

B. Teknologi untuk mengatasi kelainan pada sistem peredaran darah 

URAIAN MATERI  

A. Kelainan pada sistem peredaran Darah  

1. Anemia  

Anemia sering disebut sebagai penyakit kurang darah. Kurang darah terjadi karena  kandungan hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah rendah atau berkurangnya sel darah  merah.  

2. Hemofili  

Hemofili merupakan penyakit yang menyebabkan darah sukar membeku bila terjadi luka.  Kelainan ini disebabkan olehfaktor keturunan (genetik).Kelainan tidak dapat diobati, tetapi  dapat dicegah. Penderita harus menghindari terjadinya pendarahan.  

3. Talasemia  

Penderita talasemia, daya ikat sel darah merah terhadap oksigen rendah karena kegagalan  pembentukan hemoglobin. Merupakan penyakit menurun. Penderita talasemia berat  membutuhkan transfuse darah setiap bulan.  

4. Hipertensi  

Hipertensi disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi didalamarteri. Hipertensi atau tekanan  darah tinggi terjadi bila nilai ambang tekanan sistolik antara 140 – 200 mmHg atau lebih dan  nilai ambang tekan anambang diastolic antara 90–110mmHg atau lebih.  

5. Leukemia  

Leukemia atau kanker darah adalah penyakit bertambahnya sel darah putih yang 54 tidak  terkendali. 

6. Koronariasis 

Koronariasis merupakan penyempitan atau penyumbatan nadi tajuk(arterikoronari) pada  jantung. Melalui nadi tajuk tersebut,jantung mendapat makan dan oksigen.  

7. Varises  

Varises merupakan pelebaran pembuluhbalik(vena).Varises biasanya terjadi dikaki terutama  di bagian betis.Varises yang terdapat dibagian anus disebut ambeien.Varises merupakan hal  yang biasa terjadi dan tidak berbahaya. 

8. Arteri koroner  

Salah satu penyakit yang menyerang peredaran darah menyebakan penyakit arteri koroner,  juga dikenal sebagai penyakit jantung coroner, seejauh ini merupakan penyakit yang paling  umum dari sistem peredaran darah didiagnosis pada orang dewasa. Hal ini disebabkan karena  aterosklerosis, yaitu akumulasi plak di dinding arteri koroner, yang secara tidak langsung  merusak suplai darah ke jantung. Penyakit arteri koroner adalah penyebab utama kematian di  seluruhdunia. 

B. Teknologi untuk Mengatasi Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah 1. Elektrokardiograf (ECG) 

ECG merupakan teknik yang digunakan untuk mengetahui struktur internal peredaran darah,  diagnosis adanya gumpalan darah, arah aliran darah, gerakan jantung, dan pembuluh darah  besar. ECG dilakukan tanpa memasukan alat ke dalam tubuh pasien, tetapi dengan  gelombang ultrasonik untuk membentuk gambar bayangan. 

2. Radioactive scanning atau pemindaian dengan bahan radioaktif 

Teknologi yang ini bisa mendeteksi adanya penyakit jantung dengan cara menyuntikkan  bahan radioaktif ke dalam tubuh pasien. 

3. Operasi bypass 

Ini merupakan teknik pembedahan untuk mengatasi penyumbatan pada arteri koroner. Tekni  ini menggunakan pembuluh darah lain untuk ditempelkan ke jantung. Pembuluh ini  disambungkan ke aorta dan ujung lainnya ke pembuluh arteri melewati bagian yang  tersumbat. 

4. Terapi gen 

Teknologi yang satu ini dilakukan dengan menumbuhkan pembuluh darah baru dengan  menyuntikkan beberapa salinan gen langsung ke jantung. Gen tersebut menyandikan VEGF 

(Vascular Endothelial Growth Factor), yang akan mendorong tumbuhnya pembuluh pembuluh darah baru. 

5. Angioplasti 

Ini merupakan teknik untuk membuka sumbatan plak (timbunan lemak) pada pembuluh darah  dengan memasukkan kateter. Selanjutnya ke dalam kateter dimasukkan kawat kecil lentur  menuju lokasi penyumnatan. Pada kawat tersebut sebelumnya dimasukkan balon yang masih  kempis. Pada saat kawat mencaai lokasi penyumbatan, balon dikembungkan sehingga  memaksa pembuluh darah terbuka sehingga darah kembali mengalir. 

6. Transplantasi Jantung 

Teknologi berikutnya untuk mengatasi gangguan pada sistem peredaran darah adalah  transplantasi jantung. Ini merupakan suatu tindakan untuk mengganti jantung yang sakit  dengan jantung yang sehat melalui operasi. Meski terdengar kompleks, transplantasi jantung  perlu dilakukan demi keselamatan dan peningkatan kualitas hidup seseorang. Secara garis  besar, proses ini meliputi tahapan mencari donor yang tepat, pengangkatan jantung pasien  penerima donor, dan pemasangan jantung dari donor.



Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "MODUL MATERI KELAINAN DAN TEKNOLOGI PADA SISTEM PEREDARAN DARAH "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel