Presiden Prancis Sebut Islam Sedang Alami Krisis di Seluruh Dunia

FILE - In this Tuesday, Jan. 24, 2017 file photo, French presidential candidate and former French Economy Minister Emmanuel Macron speaks during a press conference at the Government House, in downtown Beirut, Lebanon. French President Emmanuel Macron is traveling to Lebanon on Thursday Aug. 6, 2020, to offer support for the country after the massive, deadly explosion in Beirut. Lebanon is a former French protectorate and the countries retain close political and economic ties.  (AP Photo/Bilal Hussein, File)
UpdateInfoo.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengungkap rencana untuk menjaga nilai-nilai sekuler di negara tersebut dari radikalisme Islam. Macron menyinggung Islam sebagai agama yang sedang merasakan krisis di semua dunia ketika ini.

Seperti dikutip AFP, Jumat (2/10/2020), Macron dalam pidato terbarunya menegaskan 'tidak terdapat konsesi' yang akan diciptakan dalam upaya baru guna mendorong agama terbit dari sektor edukasi dan sektor publik di Prancis.

"Islam ialah agama yang sedang merasakan krisis di semua dunia ketika ini, anda tidak melulu melihat ini di negara kita," ucap Macron.

Dia memberitahukan bahwa pemerintah akan mengemukakan sebuah rancangan undang-undang (RUU) pada Desember mendatang, guna memperkuat undang-undang (UU) tahun 1905 yang secara resmi mengasingkan gereja dan negara di Prancis. Langkah-langkah tersebut, kata Macron, ditujukan untuk menanggulangi persoalan tumbuhnya radikalisasi Islam di Prancis dan menambah 'kemampuan kita guna hidup bersama'.

"Sekularisme ialah dasar dari Prancis yang bersatu," tegas Macron, tetapi menambahkan bahwa tidak terdapat gunanya menstigmatisasi seluruh Muslim yang beriman.

Disebutkan Macron bahwa UU tersebut mengizinkan orang-orang guna menganut agama dan kepercayaan apapun yang mereka pilih, namun memperlihatkan afiliasi agama di luar dalam suasana apapun tidak diperbolehkan di sekolah atau layanan publik.

Dia memberitahukan bahwa Prancis bakal berupaya 'membebaskan' Islam di Prancis dari pengaruh asing, dengan menambah pengawasan terhadap pendanaan guna masjid-masjid. Akan ada pun pengawasan lebih erat terhadap sekolah-sekolah dan asosiasi yang secara khusus melayani komunitas keagamaan.

Dalam sejumlah tahun terakhir, Prancis dipaksa menyaksikan dengan seksama nilai-nilai inti republiknya, yang dianggap tidak sedikit pihak dalam bahaya oleh Islam sesudah serangkaian serangan teror semenjak tahun 2015 menargetkan kemerdekaan sekuler, termasuk kemerdekaan berekspresi.

Pidato Macron ini dikatakan sepekan sesudah seorang lelaki melukai dua orang dengan pisau daging di luar bekas kantor majalah satire Charlie Hebdo. Pemerintah Prancis mengecam serangan tersebut sebagai aksi 'terorisme Islam'.

Pada Januari 2015, sejumlah staf majalah Charlie Hebdo diserang oleh sekelompok lelaki bersenjata yang berupaya menjawab penerbitan karikatur Nabi Muhammad.

Pada Januari lalu, polemik baru soal kemerdekaan berekspresi mencuat sesudah seorang remaja menerima ancaman pembunuhan sebab menyerang Islam dalam artikel Instagram yang sarat sumpah serapah. Awal bulan ini, opini publik terbelah ketika sejumlah anggota parlemen Prancis mengerjakan walk-out saat seorang mahasiswi menginjak gedung parlemen dengan menggunakan kerudung.
sumber : detik.com


Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Presiden Prancis Sebut Islam Sedang Alami Krisis di Seluruh Dunia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel