Ruslan Buton Sebar Surat Terbuka ke Jokowi di Grup WA Terkait Pilpres 2019

Mulyono bersaksi di sidang Ruslan Buton, di PN Jaksel, Kamis (1/10/20).
UpdateInfoo.com - Jaksa penuntut umum menghadirkan saksi, Mulyono Akbar, dalam sidang lanjutan perkara ujaran kebencian dengan tertuduh Ruslan Buton. Mulyono dicecar jaksa perihal grup WhatsApp (WA), di mana Ruslan Buton menyebar rekaman mengandung surat tersingkap yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur.

Dalam sidang yang dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (1/10/2020), Mulyono menuliskan grup WA yang ditanyakan jaksa mempunyai nama 'Aliansi Profesional Indonesia Bangkit'. Mulyono adalahsalah satu anggota dari grup tersebut.

Grupnya mengandung lebih dari 200 orang. Namun, Mulyono menyatakan baru memahami Ruslan berada dalam grup tersebut ketika dirinya dimintai penjelasan oleh kepolisian.

"Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB). Saya tahu sesudah di BAP, bila (Ruslan) tergolong anggota APIB. Anggota di dalam ada selama 250 orang," kata Mulyono dalam persidangan.

Mulyono mengaku, dirinya tidak memahami persis siapa yang memasukannya ke dalam grup tersebut. Namun dia menyinggung grup itu ada ketika Pilpres 2019.

"Saya tidak tahu persis. Tapi tersebut pada ketika Pilpres 2019. Salah satu pendukung. Disebut pendukung, ya, sebab sebagian terdapat yang tidak (mendukung). Tapi berpengaruh iya," tuturnya.

Pada peluang tersebut, Ruslan meminta izin untuk majelis hakim guna memberikan sejumlah pertanyaan ke Mulyono. Majelis hakim juga mengizinkan.

"Saudara saksi, kesatu saya menyaksikan saudara saksi terbit dari grup tanggal 13 Februari 2020. Kemudian menerima chat-an dari saya Mei 2020. Kok bisa, terbit tanggal 13, terima chat saya Mei?" tanya Ruslan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Mulyono menyinggung terjadi kekeliruan penulisan bulan pada BAP. Menurutnya, kesalahan tersebut sudah ia klarifikasi dan ucapkan ke penyidik.

"Saya telah katakan kalau tersebut salah ketik dan telah di konfirmasi. Yang benar tanggal 14 Juli dikeluarkan dari grup," tutur Mulyono.

Ruslan pun menanyakan, apakah Mulyono memahami latar belakang sampai grup tersebut dibuat. Pertanyaan selanjutnya, apakah Mulyono memahami apa yang dibicarakan di grup tersebut. Barulah Mulyono mengungkapkan bahwa grup tersebut berhubungan Pilpres 2019.

"Sebelumnya grup APIB itu ialah bersangkutan dengan Pilpres 2019. Memang di dalamnya membahas sehubungan dengan sekian banyak  masalah soal ekonomi, politik, lingkungan dan sebagainya," jawab Mulyono.

Ruslan kemudian menanyakan, apakah Mulyono sependapat dengan hal-hal yang dikatakan Ruslan dalam grup tersebut. Mulyono tak membalas gamblang.

"Saya tidak mempelajari benar, jadi tidak tahu," pungkasnya.


Saat masih kasusnya masih di etape penyidikan, Ruslan mengakui bahwa rekaman suara mengandung surat tersingkap untuk Jokowi dia sebar melewati grup WA. Itu merupakan pernyataan Ruslan saat dicek penyidik Bareskrim Polri.

"Dari hasil pengecekan tersangka mengakui bahwa benar suara rekaman yang beredar ialah milik terduga yang diciptakan pada 18 Mei 2020 memakai handphone tersangka," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Tribrata TV, Jumat (29/5/2020).

"Dan menyalurkan rekaman itu ke dalam grup WA Serdadu Eks Trimatra. Pendalaman mengenai peran RB bakal dilanjutkan oleh penyidik Bareskrim Polri sesudah RB mendarat di Jakarta," imbuhnya.

Diketahui, Jaksa menuduh Ruslan telah melakukan onar dan mengerjakan ujaran kebencian. Ruslan didakwa dengan 3 pasal sebab membuat surat tersingkap ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ruslan didakwa mengerjakan ujaran kebencian sampai menyiarkan berita atau pengumuman bohong, dan dengan sengaja mengeluarkan keonaran di kalangan rakyat.

Dalam permasalahan ini, Ruslan Buton, yang adalahpecatan TNI, diciduk setelah menciptakan heboh dengan meminta Presiden Jokowi mundur lewat surat terbuka. Ruslan diciduk di kediamannya di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (28/5) masa-masa setempat.

sumber : detik.com 

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Ruslan Buton Sebar Surat Terbuka ke Jokowi di Grup WA Terkait Pilpres 2019"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel