Di Balik Belanja Miliaran Rupiah Pinangki, Ada Warisan Mantan Suami

Terdakwa, jaksa Pinangki kembali menghadiri sidang kasus suap di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020) dengan agenda eksepsi. Eksepsi diajukan oleh tim kuasa hukum. Sementara Pinangki tidak membuat eksepsi, hanya menulis catatan yang ia berikan kepada jurnalis usai sidang selesai.
UpdateInfoo.com - Surat tuduhan jaksa penuntut umum (JPU) mengungkapkan gaya hidup jaksa Pinangki Sirna Malasari walau bergaji puluhan juta, tetapi dapat menguras miliaran ketika berbelanja. Pinangki menuliskan harta luar biasa yang dimilikinya tersebut adalahhasil warisan mantan suami.

Dalam permasalahan ini, Pinangki didakwa menerima suap USD 500 ribu dari Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Uang tersebut adalahbagian dari fee sebesar USD 1 juta yang dijanjikan oleh Djoko Tjandra.

"Telah menerima pemberian duit atau janji berupa duit sebesar USD 500 ribu dari sebesar USD 1 juta yang dijanjikan oleh Joko Soegiarto Tjandra sebagai pemberian fee dengan maksud agar pegawai negeri atau pelaksana tersebut melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya," ujar jaksa membacakan surat dakwaannya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).

Uang suap tersebut diterima Pinangki guna mengurus fatwa Mahkamah Agung (MA) melewati Kejaksaan Agung (Kejagung) supaya pidana penjara yang dijatuhkan pada Djoko Tjandra menurut putusan PK Nomor 12 Tanggal 11 Juni 2009 tidak dapat dieksekusi sampai-sampai Djoko Tjandra dapat kembali ke Indonesia tanpa mesti menjalani hukuman pidana. Putusan PK itu sehubungan dengan perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

Tak melulu penerimaan suap, Pinangki pun didakwa mengerjakan tindak pidana pencucian duit (TPPU). Pinangki disebut memakai suap dari Djoko Tjandra untuk melakukan pembelian mobil BMW sampai urusan keelokan di Amerika Serikat.

"Telah menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah format menukarkan dengan mata duit atau surat berharga atau tindakan lain atas harta kekayaan yang diketahui atau patut diduganya adalahhasil tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat 1," ucap jaksa.

Pinangki sebenarnya melulu adalahseorang PNS, yang mempunyai jabatan struktural Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda bidang Pembinaan tahun 2019 sampai 2020.

Gaji yang diterima Pinangki sebesar Rp 9,4 juta, tunjangan kinerja Rp 8,7 juta, dan uang santap Rp 731 ribu atau total Rp 18,9 juta. Sedangkan gaji suaminya, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, yang adalahaparat penegak hukum, selama 11 juta per bulan.

Jaksa menyinggung pada kurun masa-masa 2019-2020, Pinangki pun tidak mempunyai penghasilan ekstra resmi dan tidak mempunyai sumber pendapatan dari pencairan kredit bank atau lembaga jasa finansial lainnya. Namun, pada 2019-2020 itu, Pinangki sempat bakal menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul harta kekayaannya yang berasal dari permasalahan korupsi tersebut dengan teknik menukarkan duit USD 337.600 di money changer atau senilai Rp 4,7 miliar.

sumber : detik.com 

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Di Balik Belanja Miliaran Rupiah Pinangki, Ada Warisan Mantan Suami"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel