TUGAS AGRIBISNIS KERIPIK KENTANG MERAH PEDAS MANIS

KERIPIK KENTANG MERAH PEDAS MANIS
(Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Agribisnis)

  1. Latar Belakang 
            Kripik kentang merah adalah cemilan yang sangat serbaguna karena selain enak untuk dimakan begitu saja, keripik kentang ini juga sangat nikmat apabila disantap dengan nasi. Keripik kentang sudah dikenal dari dari jaman nenek moyang dan masih tetap populer saat ini. Rasa yang gurih dan enak membuat banyak orang sangat menyukainya, pada zaman dahulu keripik kentang dibuat cukup sederhana yaitu hanya dengan menggorengnya hingga kering kemudian menaburinya dengan garam. Namun saat ini karena zaman telah berkembangmaka banyak yang membuat keripik kentang dengan aneka varian rasa.             Menurut saya peluang bisnis dari keripik kentang merah pedas manis ini bisa dicoba untuk dijalankan karena banyak yang menyukai keripik kentang merah yang pedas manis sebagai cemilan disaat santai dan bisa dijadikan lauk makan. Rasa renyah dan nikmat membuat siapa aja yang memakannya akan ketagihan. Selain itu, kentang merah juga mempunyai banyak manfaat, yaitu kentang merah mengandung kadar air dan karbohidrat yang tinggi namun kalorinya lebih rendah dari kentang biasa, kandungan karbohidrat dan air yang tinggi tersebut mampu membuat orang yang menonsumsinya dapat kenyang lebih lama walaupun mengkonsumsi dalam jumlah yang tak banyak dan sering dijadikan sebagai makanan diet. 
            Makanan ringan atau snack telah berkembang dengan pesat baik jenisnya, cita rasa maupun kemasannya. Salah satu jenis makanan ringan dalam perkembangannya dapat diproduksi dari berbagai macam bahan baku diantaranya makanan ringan berbahan baku kentang. Keripik merupakan salah satu makanan ringan favorit yang pastinya disukai oleh banyak orang, selain enak, pembuatan keripik tergolong mudah, sehingga banyak orang yang menyukainya, sehingga saya akan menjadikannya peluang . Keripik kentang pedas manis ini dipasarkan kepada para pedagang perantara/ Resseller, toko-toko, warung makanan serta pasar swalayan. Keripik kentang merah ini bisa dijadikan aneka jenis varian rasa seperti keripik kentang merah pedas manis, rasa dari produk keripik kentang merah ini banyak disukai oleh masyarakat yang suka mengkonsumsi makanan pedas dan manis. Sehingga pemasaran pun mudah dilakukan dan memiliki daya saing yang cukup tinggi.



  1. Struktur Pengelola Usaha






  1. Cara Membuat Produk
Adapun bahan yang digunakan untuk membuat keripik kentang merah pedas manis yaitu:
  1. 10  Kg kentang merah
  2. 10 lt Minyak goreng 
  3. 5 ruas jari laos
  4. 7 buah daun salam
  5. 3 buah sereh
  6. 10  buah daun jeruk
  7. 4 sdt penyedap rasa
  8. 4 sdt garam
  9. 4 sdt gula pasir
  10. 7  buah gula merah
  11. Bumbu halus
  12. 10 cabe merah keriting 
  13. 8 cabe rawit merah 
  14. 9 Bawang putih
  15. 7 bawang merah
Adapun langkah-langkah untuk membuat keripik kentang merah pedas manis yaitu:
  1. Pertama-tama, iris tipis-tipis kentang atau serut kentang merah dengan menggunakan alat pasah, kemudian rendam kentang didalam wadah yang berisi air serta sedikit garam, setelah itu cuci serta ganti air rendaman dengan menggunakan air bersih tanpa tambahan garam sebanyak 2 kali atau sampai air nyamenjadi bening. Hal ini dilakukan untuk pada saat menggoreng kentang bisa terpisah dan tidak menggumpal.
  2. Kemudian panaskan minyak, setelah itu masukan beberapa genggam kentang merah yang sebelumnya telah ditiriskan, goreng kentang sampai matang serta kering dengan memakai api sedang, angkat dan kemudian sisihkan, lakukan hal ini sampai kentang habis.
  3. Kemudian panaskan 5 sdm minyak, masukan bawang merah yang telah di iris serta bawang putih, tumis sampai keluar aroma wangi serta matang. Kemudian masukan bumbu halus serta daun jeruk yang telah disiapkan tadi, beri tambahan gula dan air. Masaklah bumbu sampai air menyusut dan mengental, setelh itu matikan api.
  4. Masukan kentang yang telah digoreng tadi, aduklah sampai bumbu ini merata, keripik kentang pedas manis pun telah siap untuk disajikan.

  1. Desain Kemasan Produk
  1. Anggaran Dana Produk
            Adapun rincian biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pengelolaan keripik kentang merah pedas manis:
  1. Biaya bahan baku
  • 10  Kg kentang merah   : Rp 200.000
  • 10 lt minyak goren   : Rp 160.000
  • ruas jari laos : Rp 3.000
  • buah daun salam : Rp 2.000
  • sereh : Rp 3.000
  • daun jeruk :Rp 3.000
  • penyedap rasa   : Rp 20.000
  • garam : Rp 5.000
  • gula pasir   : Rp 36.000
  • gula merah   : Rp 24.000 
  • cabe merah keriting   : Rp 35.000
  • rawit merah   : Rp 90.000
  • Bawang putih & bawang putih   : Rp 70.000
Total : Rp 651.000
  1. Peralatan
  • Kompor dan tabung gas (masa pakai 5 tahun) : Rp 285.000
  • Wajan ( masa pakai 4 tahun) : Rp 200.000
  • Spatula ( masa pakai 2-3 tahun)                         : Rp 20.000
  • Pisau (masa pakai 2-3 tahun)                       : Rp 25.000
  • Baskom (masa pakai 2-3 tahun)                         : Rp 120.000
  • Cobek ( masa pakai 4-6 tahun)                         : Rp 40.000
  • Serok (masa pakai 2-3 tahun)                          : Rp 30.000
  • Peralatan lain ( selama 3 tahun)                       : Rp 100.000
Jumlah Investasi: Rp 820.000

  1. Pemasaran Produk
            Kegiatan pemasaran mempunyai peran sangat penting dalam kelancaran suatu usaha. Lancar tidaknya usaha selain dilihat dari kualitas produk, juga tergantung dari bagaimana cara kita sebagai produsen memasarkannya dengan strategi yang baik. Agar keripik kentang merah pedas manis cepat dikenal, sebaiknya memperkenalkan merk atau menkomunikasikan merk kepasar, komunikasi merk bisa secara ATL (Above The Line) seperti koran, majalah atau komunikasi BTL (Below The line) dengan menggunakan spanduk, banner dan brosur. Dan memperkenalkan merk secara online melalui media sosial seperti instagram, facebook dan twitter. Dalam usaha keripik kentang merah pedas manis ini saya aan melakukan dua cara pemasaran, yaitu pemasaran langsung dan pemasaran tidak langsung.
            Kegiatan pemasaran langsung, yaitu memasarkan produk secara langsung kepada konsumen tanpa perantara lain. Cara ini dilakukan pada usaha dengan kapasitas yang kecil atau secara skala rumah tangga. Keuntungan memperoleh laba dalam menggunakan jalur pemasaran ini lebih besar daripada pemasaran tidak langsung karena tidak memberikan jasa kepada pengecer atau distributor.
            Kegiatan pemasaran tidak langsung, yaitu memasarkan produk melalui pengecer atau yang biasa di sebut resseller. Cara ini dilakukan dengan dua strategi pemasaran, pertama memasarkan di tempat-tempat yang strategis, seperti di tempat-tempat wisata. Kedua, memasarkan dengan cara menitipkan produk ke tempat mini market atau warung.


ANALISIS JURNAL
Judul : Pengaruh Cara Perendaman dan Jenis Kentang Terhadap Mutu Keripik Kentang 
Oleh: Judith Henny Mandei dan Alim Mahawan Nuryadi
            Kentang dapat diolah menjadi berbagai macam produk makanan diantaranya adalah keripik kentang. Pengolahan kentang menjadi keripik merupakan tahapan pasca panen yang ditempuh untuk pengembangan diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah. Di indonesia, dua jenis produk olahan kentang yang menunjukan kecenderungan semakin populer dalam pola konsumsi masyarakat adalah kentang goreng (french fries) dan keripik kentang (potato chips). 
            Ada beberapa faktor yang mempengaruhi mutu dari keripik kentang diantaranya cara perendaman dan varitas atau jenis kentang. Perendaman dengan air panas menginaktifkan dan merusak enzim sehingga reaksi pencoklatan dapat dicegah dan warna keripik menjadi cerah. Keripik kentang yang baik berasal dari umbi kentang yang mempunyai kadar air dan gula rendah serta kadar pati tinggi. Karena kadar air terlalu tinggi akan menghasilkan keripik entang dengan tekstur kurang renyah. Kadar gula yang tingi pada kentang akan menurunkan kualitas keripik kentang terutama warnanya karena akan mempercepat terjadinya reaksi pencoklatan maiillard antara gula pereduksi dengan gugus amina primer menghasilkan senyawa melanoidin yang menghasilkan produk berwarna coklat dan tidak dikehendaki dalam pembuatan keripik kentang. Kadar pati yang rendah akan menghasilkan keripik kentang dengan tekstur kurang renyah. 
            Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah umbi kentang lokal dan umbi kentang mentega, minyak goreng, kapur sirih, soda kue, akuades, dan kemaan plastik.peralatan yang digunakan adalah loyang pastik, panci stainless steel, pisau, prniris minyak, wajan, kompor, slincer, baki, timbangan digital dan peralatan untuk analisis laboratorium. Prosedur kerjanya yang pertama, dipilih umbi kentang yang baik sesuai jenis yang akan digunakan, dicuci bersih dari kotoran yang melekat kemudian dikupas. Setalah itu ditimbang dan di potong-potong menggunakan slincer. Potongan kentang langsung direndam sesuai perlakuan:
  1. Perendaman dalam air dingin dilakukan berulang kali sampai air yang digunakan untuk merendam kentang berwarna jernih.
  2. Perendaman dalam air panas pada suhu 800 C selama 5 menit dan disiram dengan air panas (1000 C).
  3. Perendam dalam larutan kapur 1,5 % selama 30 menit.
  4. Perendam dalam larutan soda kue 1% selama 30 menit.
Setelah itu potongan kentang diangkat dan ditiriskan. Untuk perlakuan C dan D dibilas satu kali, tiriskan, kemudian digoreng secara deep frying pada suhu kurang lebih 1750 C selama 15 menitan tergantung jumlah yang akan digoreng. Hasil gorengan ditiriskan, didinginkan dan dikemas keripik kentang siap dianalisis mutu kimia maupun sensoris. 

            Berdasarkan mutu kimia, kadar air 2,81 %, kadar abu 1,75% dan kadar lemak 42,28 %, keripik kentang yang memenuhi syarat mutu adalah keripik kentang yang dibuat dengan cara perendaman pada suhu 800 C selama 5 menit dilanjutkan dengan disiram dengan air mendidih 1000 C (perlakuan B).


Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "TUGAS AGRIBISNIS KERIPIK KENTANG MERAH PEDAS MANIS"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel