MAKALAH ANATOMI DAN FISIOLOGI TUBUH MANUSIA SISTEM OTOT

C:\Users\USER\Downloads\download (1).jfif
SISTEM OTOT
 ( Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah anatomi dan fisiologi tubuh manusia)


KATA PENGANTAR 

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya lah penulis dapat menyelesaikan makalah anatomi dan fisiologi tubuh manusia ini. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada nabi besar Muhammad SAW. Besarta keluarga-Nya, para sahabat-Nya dan kita selaku umat-Nya.
Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas mata kuliah anatomi dan fisiologi tubuh manusia. Dan dengan kerendahan hati penulis menyadari akan keterbatasan dan kekurangan yang ada dalam makalah ini, baik dari segi bahasa maupun tulisannya, karena wawasan pengetahuan dan pengalaman penyusun  masih sangat jauh dari kesempurnaan.
Oleh karenanya kritik serta saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan untuk kesempurnan makalah selanjutnya, selain itu penulis mengharapkan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak  khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.


, 17 maret 2020
   

BAB I
PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupan ada bebrapa bagian yang dapat membantu antara organ satu dengan organ yang lainnya. Contohnya otot, otot dapat melekat di tulang yang berfungsi untuk bergerak aktif selain itu otot merupakan jaringan pada tubuh hewan yang bercirikan mampu berkontraksi, aktivitas diantaranya di pengaruhi oleh stimulus dari  system saraf. Unit dasar dari seluruh jenis otot saraf adalah myofibril yaitu struktur filament yang berukuran sangat kecil tersusun dari protein komplek, yaitu filament aktin dan myosin.
Pada saat otot berkontraksi, filament-filamen tersebut saling bertautan yang mendapatkan energy dari mitokondria di sekitar myofibril. Oleh karena itu banyak jenis ootot yang saling berhubunganm walaupun jenis otot terdiri taas otot lurik , otot jantung dan otot rangka, ketiganya mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda pula. 
Otot merupakan suatu organ yang sangat penting bagi tubuh kita karena dengan otot tubuh kita dapat berdiri tegak. Otot merupakan suatu organ atau alat yang memungkinkan tubuh kita dapat begerak. Otot merupakan suatu organ gerak aktif ini adalah suatu sifat yang penting bagi organisme sebagian besar otot tubuh ini melekat paada kerangka yang menyebabkan dapat bergerak secara aktif sehingga dapat menggerakan bagian- bagian kerangka dalam suatu letak yang tertentu.
System ini mempengaruhi secara langsung sedikit atau banyak terhadap karakteristik organoleptic ( sensorik).  Fungsi yang paling jelas dari otot adalah gerakan. Gerakan volunter melibatkan upaya sadar pada bagian dari individu, dan contoh-contoh meliputi berjalan, membungkuk, memutar, dan mengangkat

1.2. Rumusan Masalah
  1. Jelaskan Pengertian otot ?
  2. Sebutkan macam-macam otot ?
  3. Apa tipe-tipe otot ?
  4. Apa fungsi otot dalam tubuh manusia ?
  5. Jelaskan anatomi otot manusia ?

1.3 Tujuan Masalah
  1. Mampu menjelaskan pengertian otot
  2. Dapat menyebutkan macam-macam otot
  3. Mengetahui tipe serabut otot
  4. Mengetahui fungsi otot dalam tubuh manusia
  5. Mampu menjelaskan anatomi otot manusia


BAB II
PEMBAHASAN


  1. Pengertian  Sistem Otot
Otot merupakan jaringan pada tubuh  yang bercirikan mampu berkontraksi, aktivitas biasanya dipengaruhi oleh stimulus dari sistem saraf. Unit dasar dari seluruh jenis otot adalah miofibril yaitu struktur filamen yang berukuran sangat kecil yang tersusun dari protein kompleks , yaitu filamen aktin dan miosin. Pada saat berkontraksi, filameb-filamen tersebut saling bertautan yang mendapatkan energi dari mitokondriadi sekitar miofibil.
 Terdapat pula macam-macam otot yang berbeda pada manusia atau hewan  vertebrata. Yang pertama ialah otot jantung, yaitu otot yang menyusun dinding jantung. Otot polos terdapat pada dinding semua organ tubuh yang berlubang (kecuali jantung). Kontraksi otot polos yang umumnya tidak terkendali, memperkecil ukuran struktur-struktur yang berlubang ini. Pembuluh darah, usus, kandung kemih dan rahim merupakan beberapa contoh dari struktur yang dindingnya sebagian besar terdiri atas otot polos.
Sehingga kontraksi otot polos melaksanakan bermacam-macam tugas seperti meneruskan makanan kita dari mulut ke saluran pencernaan, mengeluarkan urin, dan mengirimkan bayi ke dunia. Otot kerangka, seperti namanya, adalah otot yang melengkat pada kerangka. Otot ini dikendalikan dengan sengaja. Kontraksinya memungkinkan adanya aksi yang disengaja seperti berlari, berenang, mengerjakan alat-alat, dan bermain bola. Akan tetapi, apabila otot jantung, otot polos, ataupun otot kerangka atau lurik memeberikan suatu ciri, maka otot tersebut merupakan alat yang menggunakan energi kimia dan makanan untuk melakukan kerja mekanisme.



  1. Macam-Macam Otot
   Dalam garis besarnya sel otot dapat dibagi menjadi 3  golongan yaitu:
  1. Otot Polos
Otot polos terdiri dari sel-sel otot polos. Sel otot ini bentuknya seperti gelendongan, dibagian tengan terbesar dankedua ujungnya meruncing. Otot polos memilki serat yang arahnya searah panjang sel tersebut miofibril.Serat miofilamen dan masing-masing mifilamen teridri dari protein otot yaitu aktin dan miosin.Otot polos bergerak secara teratur, dan tidak cepat lelahg. Walaupun tidur.Otot masih mampu bekerja. Otot polos terdapat pada alat-alat dinding tubuh dalam, misalnya pada dinding usus, dinding pembuluh darah, pembuluh limfe,dinding saluran pencernaan, takea, cabang tenggorok, pada muskulus siliaris mata, otot polos dalam kulit, saluran kelamin dan saluran ekskresi.

Ciri-ciri otot polos adalah sebagai berikut :
  1. Selnya berbentuk gelendong.
  2. Elastis. Sifat elastis yang dimiliki oleh otot polos memungkinkan organ yang didukungnya memiliki kemampuan untuk mengembang atau menahan tekanan.
  3. Satu sel memiliki satu inti dan terletak di tengah.
  4. Tidak dikontrol otak (involunteer).
  5. Kontraksi lambat dan tidak lelah.

Cara kerja otot polos :
Bila otot polos berkontraksi, maka bagian tengahnya membesar dan otot menjadi pendek. Kerutan itu terjadi lambat, bila otot itu mendapat suatu rangsang, maka reaksi terhadap berasal dari susunan saraf tak sadar (otot involunter), oleh karena itu otot polos tidak berada di bawah kehendak. Jadi bekerja di luar kesadaran kita.
C:\Users\USER\Downloads\download (1).jfif
Gambar : otot polos


  1.  Otot Lurik
Sel-sel otot lurik berbentuk silindris atau seperti tabung dan berinti banyak, letaknya di pinggir, panjangnya 2,5 cm dan diameternya 50 mikron. Sel otot lurik ujungnya sel nya tidak menunjukkan batas yang jelas dan miofibril tidak homogen akibatnya tampak serat-serat lintang. Otot lurik di bedakan menjadi 3 macam, yaitu : otot rangka, otot lurik, dan otot lingkar.Otot-otot rangka mempunyai hubungan dengan tulang dan berfungsi menggerakkan tulang. Otot ini bila di lihat di bawah mikroskop. maka tampak susunannya serabut-serabut panjang yang mengandung banyak inti sel.

Otot ini memiliki beberapa ciri diantaranya :
  1. Sel otot lurik berbentuik silindris, memanjang dan mempunyai inti sel. Terlihat garis selang-seling jika dilihat dengan mikroskop.
  2. Otot ini bekerja dalam kendali pikiran dan kesadaran klita.Karenanya otot ini disebut otot sadar.

Cara kerja otot lurik
Bila otot lurik berkontraksi, maka menjadi pendek dan setiap serabut turut dengan berkontraksi. Otot-otot jenis ini hanya berkontraksi jika di rangsangan oleh rangsangan daraf sadar (otot valunter). Kerja otot lurik adalah bersifat sadar, karena itu disebut otot sadar, artinya bekerja menurut kemauan, karena itu di sebut otot sadar, artinya bekerja menurut kemauan atau perintah otak. Reaksi kerja otot lurik terhadap perangsang cepat tapi tidak tahan kelelahan.
C:\Users\USER\Downloads\download (2).jfif
Gambar : Otot lurik 

c . Otot Jantung
Otot jantung merupakan otot “istimewa”. Otot ini bentuknya seperti otot lurik perbedaanya ialah bahwa serabutnya bercabang dan bersambung satu sama lain. Berciri merah khas dan tidak dapat dikendalikan kemauan. Kontraksi tidak di pengaruhi saraf, fungsi saraf hanya untuk percepat atau memperlambat kontraksi karena itu disebut otot tak sadar. Otot jantung di temukan hanya pada jantung (kor), mempunyai kemampuan khusus untuk mengadakan kontraksi otomatis dan gerakan tanpa tergantung pada ada tidaknya rangsangan saraf. Cara kerja otot jantung ini disebut miogenik yang membedakannya dengan neurogonik.
Otot ini hanya terdapat pada otot jantung.Otot ini dikelompokkan tersendiri karena perbedaan sifatnya denngan kedua kelompok yang lain. Dilihat dari struktur penampangnya,otot jantung mmirip dengan otot lurik karena adanya warna gelap terang ddddi sepanjang otot tersebut. Akan tetapi berbeda dengan otot lurik,otot jantung memiliki ssifat sebagaimana otot polos yaitu: bekerja di luar kesadaran dan kontrol pikiran kita.

Ciri- ciri otot jantung
  1. Selnya berbentuk silinder dan bercabang. Percabangan yang ada pada otot jantung sangat berkaitan dengan fungsi jantung dalam memompa darah. Percabangan otot jantung membuat jalinan lebih kompleks yang memungkinkan terjadi lebih dari satu jalinan hubungan antar sel. Sel-sel tersebut bertautan dalam ”meremas” jantung, mengeluarkan isinya, darah.
  2. Memiliki satu inti.
  3. Selnya bercorak lurik-lurik.
  4. Kerja otot di luar kesadaran (involunter).
  5. Kontraksi cepat dan tidak mudah lelah.

Cara kerja otot jantung
Cara kerja otot jantung dalam tubuh manusia yakni bekerja dibawah sadar atau tanpa kendali dari individu tersebit, aktifitas yang dilakukan otot jantung dipengaruhi oleh saraf otonom yaitu saraf simpatik dan saraf parasimpatik segingga otot jantung mampu bekerja terus tanpa henti dan mampu menjadi peran utama dalam keberlangsungan hidup manusia.

C:\Users\USER\Downloads\download (3).jfif

Gambar :Otot jantung


C. Tipe Serabut Otot
a.   Otot Merah
  1. Ukuran syaraf kecil
  2. Diameter kecil
  3. Syaraf motor lambat
  4. Timbunan glikogen rendah
  5. Timbunan Trigliserida tinggi
  6. Kekuatan kontaraksi rendah
  7. Waktu kontraksi lambat
  8. Produksi tenaga rendah dan Efisiensi energi tinggi
  9. Efisiensi energi tinggi dan Daya tahan tinggi
b.   Otot Putih
  1. Ukuran Syaraf motor besar
  2. Diameter besar
  3. Syaraf motor cepat
  4. Timbunan Glikogen tinggi
  5. Timbunan Trigliserida menengah
  6. Kekuatan kontraksi tinggi
  7. Waktu kontraksi cepat
  8. Waktu relaksasi cepat
  9. Produksi tenaga tinggi
  10. Efisiensi energi rendah
  11. Daya tahan rendah
  12. Banyak mengandung protein

  1. Perbedaan Otot Merah Dan Otot Putih
a. Otot Merah
    1. Otot merah tidak cepat lelah karena system pembuluh darah dan kapiler yang lebih luas untuk menyediakan sejumlah oksigen ekstra yang mana oksigen ini digunakan dalam metabolisme oksidatif sebagai sumber energi otot yang berarti mengkombinasikan oksigen dengan berbagai bahan makanan seluler untuk membebaskan ATP, separuh dari energi ini dapat datang dari glikogen dan juga pada otot merah terjadi peningkatan hebat pada jumlah mitokondria yang akan membantu dalam metabolisme oksidatif tingkat tinggi sehingga dalam hal ini oksigen selalu ada dalam proses metabolisme oksidatif sehingga otot tidak cepat lelah.
    2. Otot merah lambat berkontraksi karena memiliki dominasi serat-serat kecil lambat, juga karena otot lambat bekerja (kontraksinya jauh lebih lama) sehingga dalam pemulihan energi pada waktu kontraksi, otot harus melewati beberapa mekanisme pemulihan energi diantaranya metabolisme oksidatif yang berlangsung kontinyu.
    3. Otot merah mampu beroksidasi karena terdapat sejumlah besar mitokondria, pembuluh kapiler dan mioglobin.
b.    Otot Putih
    1. Otot putih cepat lelah karena kebalikan dari otot merah yang tidak menggunakan oksigen dalam melepaskan ATP sehingga hasil metabolismenya berupa asam laktat dalam jumlah lebih besar yang menghalangi fungsi otot sehingga otot cepat lelah
    2. Otot putih cepat berkontraksi karena memiliki banyak serat cepat yang berupa serat-serat besar untuk kekuatan kontraksi yang besar, juga karena adanya reticulum serkoplasma yang luas sehingga dapat dengan mudah melepas ion-ion Ca yang memulai kontraksi otot
    3. Otot putih tidak mampu beroksidasi karena otot putih digunakan untuk mengeluarkan energi dengan cepat dan kuat sehingga tidak memiliki kemampuan untuk beroksidasi.



C:\Users\USER\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\IMG_20200316_224539.jpg
Gambar: otot putih dan otot merah



D. Fungsi Otot Dalam Tubuh Manusia
Tubuh manusia tidak dapat berfungsi tanpa sistem otot. Hampir setiap impuls saraf dikirimkan oleh otak kita dinyatakan sebagai gerakan otot. Fungsi penting dari sistem otot dalam tubuh manusia dijelaskan sebagai berikut:
1. Pergerakan
     Otot rangka masing-masing membantu dalam gerakan sadar di setiap bagian tubuh manusia. Kontraksi aktif otot-otot ini terjadi dengan mengeluarkan energi, yang menciptakan kekuatan yang menggerakkan bagian tubuh. Untuk mengatakan itu berbeda, otot dapat dianggap sebagai motorik tubuh, yang mengubah energi kimia dalam makanan ini menjadi kerja mekanik.
2. Postur dan stabilitas
     Kerangka manusia terdiri dari tulang dan sendi yang terbentuk di antara mereka. Otot rangka memainkan peran utama dalam menstabilkan kerangka manusia. Mereka juga membantu dalam mempertahankan postur tubuh yang tepat dari tubuh manusia. Jaringan otot mendukung sendi yang terbentuk antara berbagai tulang, memberi mereka stabilitas.
3. Produksi Panas
     Seperti telah disebutkan, kontraksi aktif otot membutuhkan energi. Oleh karena itu, otot menggunakan sejumlah besar energi total tubuh. Karena tingkat metabolisme tubuh meningkat, menghasilkan sejumlah besar panas dalam tubuh. Fitur otot ini memegang kepentingan khusus bagi individu yang tinggal di daerah beriklim dingin.
4. Sirkulasi
     Otot jantung bertanggung jawab untuk memaksa darah keluar dari jantung dan memompa ke seluruh tubuh manusia. Darah yang terus bergerak dengan gerakan memompa jantung secara reguler, sehingga memasok nutrisi ke setiap jaringan tubuh manusia dan juga menghapus produk limbah.
5. Mendorong Pencernaan
     Organ sistem pencernaan manusia seperti kerongkongan, lambung dan usus dilapisi oleh otot polos. Otot-otot ini berkontraksi dan membantu sistem pencernaan untuk mencerna makanan.

E. Anatomi Otot Manusia
1. Otot Kerangka
Sebagian besar otot tubuh melekat pada rangka, bergerak secara aktif sehingga dapat menggerakkan bagian kerangka dalam suatu garak tertentu. Jadi otot kerangka merupakan alat yang menguasai gerak aktif dan memelihara sikap tubuh. Dalam keadaan istirahat keadaanya tidak kendur sama sekali, tetapi mempunyai ketegangan sedikit yang disebut tonus.
2. Otot Bagian Kepala
Otot bagian kepala di bagi menjadi 5 bagian yaitu :
      1. Otot pundak kepala, dibagi menjadi dua bagian yaitu 
  1. Muskulus frontalis : berfungsi mengerutkan dahi dan menarik dahi mata
  2. Oksipitalis, terletak dibagian belakang yang berfungsi menarik kulit belakang
b. Otot wajah
    1. Otot mata dan otot bola mata sebnyak 4 buah
    2. M.Oblikus Okuli/ otot bola mata sebanyak 2 buah yang berfungsi memutar mat
    3. M. Orbikularis Okuli/ otot lingkar mata yang terdapat di sekeliling mata yang berfungsi sebagai penutup mata
    4. M.Levator Palpebra Superior, terdapat pada kelopak mata yang berfungsi menarik, mengangkat, kelopak mata atas
c. Otot mulut dan pipi
    1. M.Triangularis dan M. Orbikularis/ otot sudut mata berfungsi menarik sudut mulut kebawah
  1. M.Quadratus Labii Superior/ otot bibir atas yang mempunyai origo pinggir lekuk mata menuju bibir atas dan hidung
  2. M. Quadratus Labii Inferior, terdapat pada dagu, lanjutan otot leher berfungsi menarik bibir kebawah dan membentuk mimik muka kebawah
  3. M.Buksinator yang membentuk dinding samping rongga mulut befungsi menahan makanan waktu mengunyah
e)  M.Zigomatikus/otot pipi yng berfungsi mengangkat dagu mulut ke atas waktu senyum
d. Otot pengunyah, bekerja pada waktu mengunyah
    1. M.Maseer yang berfungsi mengangkat rahang bawah pada waktu mulut terbuka
  1. M.Temporalis yang berfungsi menarik rahang bawah ke atas dan ke belakang. M. Pterigoid internus dan eksternus yang berfungsi menarik rahang bawah ke depan.
e. Otot lidah
a) M. Genioglosus yang berfungsi mendorong lidah ke depan
b) M. Stiloglosus yang berfungsi menarik lidah ke atas dan ke belakang
3. Otot Leher
Otot bagian leher bagi menjadi 3 bagian yaitu :
a)  M. Platisma, terdapat disamping leher menutupi sampai bagian dada. yang berfungsi menekan mandibula, menarik bibir kebawah dan mengerutkan kuli bibir
b) M. Sternokleido mastoid terdapat disamping kiri kanan leher yang berfungsi menarik kepala ke samping, ke kiri, ke kanan, memutar kepala,
c)  M.Longisimus Kapitis, terdiri dari splenius dan semispinalis kapitis, ketiganya terdapat dibelakang leher dengan fungsi untuk menarik kepala belakang dan menggelengkan kepala.
4.    Otot Dada
Otot dada terdiri  atas 5 bagian yaitu :
    1. Pectoralis Mayor (otot dada besar),  yang berfungsi dapat memutar lengan kedepan dan menegakkan, menarik lengan melalui dada dan merapatkan lengan kedalam
    2. Pectoralis Minor (otot dada kecil), yang berfungsi enarik lengan belikat dan menekankan bahu
    3. Subklavikula (otot bawah selangka), yang berfungsi menekankan tulang selangkanagan disendi disebelah tulang dada dan menekan sendi bahukebawah dan kedepan
    4. Seratus Anterior (otot gergaji depan). Berpangkal di tulang iga 1-9
    5. Otot dada sejati, yaitu otot- otot sela iga luar dan otot- otot sela iga dalam, yang berfungsi mengangkat dan menurunkan iga waktu bernafas.
5. Otot Perut
   Otot perut Terdiri atas 5 bagian :
    1. M. Abdominalis internal (dinding perut) dan Linea alba, garis tengah dinding perut
    2. Lapisan sebelah luar sekali dibentuk oleh M. Obliqus Eksternus Abdominis (otot miring luar)
    3. Lapisan kedua dibawah otot dibentuk oleh otot perut dalam/ Muskulus Oblique Internus Abdominis. Serabut menuju miring keatas dan ketengah
    4. M. Transversus Abdominis, merupakan xifoid menuju artikule ke costa III terus ke simfisis. 

6.  Otot Bahu Dan Lengan
a. Otot bahu
Hanya terdiri dari sebuah sendi saja dan membungkus tulang pangkal lengan dan tulang belikat akromion yang teraba dari luar
  1. M. Deltoid (otot segitiga), fungsinya mengangkat lengan sampai mendarat
  2. M.Subskapularis (otot depan tulang belikat), fungsinya menegahkan dan memutar tulang humerus kedalam
  3. M.Supraspinatus (otot atas balung tulang belikat), fungsinya mengangkat lengan dan Infraspinatus (otot bawah balung tulang belikat), fungsinya memutar lengan keluar
  4. M. Teres Mayor (otot lengan bulat besar), fungsinya memutar lengan kedalam dan M. Teres Minor (otot lengan belikat kecil), fungsinya memutar lengan luar
      1. Otot- otot pangkal lengan atas
  1. M. Biseps Braki (otot lengan berkepala dua), fungsinya membengkokan lengan bawah siku, mrtakan hasta dan mengangkat lengan
  2. M. Brakialis (otot lengan dalam), fungsinya mmbengkokan lengan bawah siku
  3. M. Karako Brakialis, fungsinya mengangkat lengan.

F.  Penyakit atau gangguan pada otot
Manusia tidak beraktivitas maksimal tanpa fungsi yang prima berikut gangguan pada pergerakan otot:
  1. Disrofi otot menyebabkan otot lemah, penyebabnya adalah mutasi gen yang berperan menjalani fungsi dan pembentukan struktur otot,
  2. Parkinson ialah penyakit genetik dan pengaruh saat usia yang sudah tua, disebabkan sel saraf otot tidak menghasilkan cukup dopamine
  3. Fibromyalgia ditandai rasa nyeri di bagian tubuh tertentu gelanya nyeri, otot kaku, mudah lelah, sakit kepala, dan sakit perut
  4. Keseleo adalah cedera pada ligamenm jaringanb penghubung dua atau lebih tulang pada sendi
  5. Kram otot penyebabanya otot sering digunakan, gangguan sirkulasi darah pada otot, dehidrasi kurangnya asupan mineral, dan ganguan saraf
  6. Tendinitis adalah radang otot yang terjadi akibat jaringan fleksibel penghubung otot ke tulang
  7. Atrofi  terjadi ketika massa otot menurun atau hilang, penyebabnya  tidak bergerak dalam waktu lama, cedera otot dan penyakit saraf
  8. Myositis adalah peradangan jaringan otot yang disebabkan karena cedera, infeksi, dan penyakit autoimun. 
BAB III
KESIMPULAN

        1. Kesimpulan 
Otot merupakan suatu organ atau alat yang dapat bergerak ini adalah sutau penting bagi organisme. Gerak sel terjadi karena sitoplasma merubah bentuk. Pada sel-sel sitoplasma ini merupakan benang-benang halus yang panjang disebut miofibril. Kalau sel otot yang mendapatkan rangasangan maka miofibril akan memendek,dengan kata lain sel otot akan memendekkan dirinya kearah tertentu. Dan pada system otot ada tiga macam otot yaitu otot poros, otot jantung dan otot jantung. dan system otot terdapat  juga dua tipe serabut pada otot manusia yaiyu otot serabut merah dan serabut putih. Dan keduanya memiliki perbedaan dan mekanismenya.
Fungsi dari otot adalah alat bantu gerak dalm setiap pergerakan, dan postur dan stabilitas. Dan untuk memproduksi panas sehingga membantu kerja otot, dan selanjutnya berfungsi sebagai sirkulasi karena Otot jantung bertanggung jawab untuk memaksa darah keluar dari jantung dan memompa ke seluruh tubuh manusia. Dan selanjutnya yaitu anatomi otot manusia, pada manusia banyak sekali otot sperti pada otot kerangka, otot bagian kepala, dan otot leher, otot dada, otot perut dan otot bahu dan otot pada lengan dan beberapa otot itu memiliki fungsi khusus sebagai alat bantu dalam pergerakan pada manusia maupun hewan. Dan pada system terdapat beberapa gangguan yang sering terjadi pada otot manusia, yaitu gangguan disrofi otot, paskinson, pibromylgia, keseleo, kram otot, tendinitis, atropi dan myositis itu gangguan yang sering terjadi pada system otot manusia.



DAFTAR PUATAKA

Campbell Neil A,dan Reece Jane B. 2008, “Biologi edisi delapan jilid 3”, Jakarta: Erlangga.
Kuntoadi Gama Bagus, 2017  “Buku ajarAnatomi fisiologi,”  Yogjakarta:  Pantera Publishing.
Wibowo Daniel S, 2005“Anatomi tubuh manusia”, Jakarta: Penerbit  PT Grasindo widiasamara.


Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "MAKALAH ANATOMI DAN FISIOLOGI TUBUH MANUSIA SISTEM OTOT "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel