MAKALAH ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA SISTEM SIRKULASI DARAH

SISTEM SIRKULASI
 (Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. Wb.
Alhamdulillahhhirabbilaalamin,
          Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Sistem Sirkulasi “ ini tepat pada waktunya.
          Sholawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw beserta para keluarga, sahabat serta para pengikut beliau dari dulu sekarang hingga akhir zaman. Ucapan terimakasih tak lupa kami sampaikan keberbagai pihak yang senantiasa telah membantu dalam penulisan makalah ini baik berupa moril maupun materinya. Orang tua, dosen, seta teman-teman semuanya.
          Diharapkan dengan tersusunnya makalah ini semoga dapat memberikan pencerahan tentang metode maupun teori-teori yang dipaparkan dalam perkuliahan. Juga semoga senantiasa bermanfaat bagi para pembaca khususnya bagi kami penulis secara pribadi.
          Kami selaku penulis masih banyak kekurangan, dan demi terwujudnya kesempurnaan makalah ini maka kami pihak penulis mengharapkan berbagai kritik dan saran yang sifatnya membangun kearah kesempurnaan makalah ini.
Wassalamualaikum. wr. wb.

, Maret 2020

      Penulis



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................ii
DAFTAR ISI..................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.................................................................................................1
B. Rumusan Masalah............................................................................................1
C. Tujuan...............................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN

  1. Pengertian Sistem Sirkulasi..............................................................................2
  2. Fungsi Sistem Sirkulasi....................................................................................2
  3. Organ Sistem Sirkulasi.....................................................................................2
  4. Anatomi dan Fisiologi Jantung…………………………………………..…..3
  5. Anatomi Pembuluh Darah................................................................................8
  6. Sistem Sirkulasi pada Manusia.......................................................................11
  7. Gangguan pada Sistem Sirkulasi………………………………………….....12
BAB III PENUTUP
  1. Kesimpulan......................................................................................................14
  2. Saran................................................................................................................14

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Sistem kardiovaskular merupakan sistem yang menjelaskan proses sirkulasi yang terjadi di dalam tubuh manusia. Berdasarkan lintasan sirkulasi ada 3 macam sirkulasi dalam tubuh manusia,sirkulasi sistemik,sirkulasi paru,dan sirkulasi khusus (sirkulasi pada janin,sirkulasi koroner jantung). Sirkulasi tidak hanya menjelaskan tentang sirkulasi darah saja tetapi juga ada sirkulasi cairan limfe yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh dan pengaturan keseimbangan cairan di ruang interstisial.
Sistem kardiovaskuler terdiri dari : jantung , pembuluh darah (vena dan arteri), pembuluh limfe dan darah. Jantung merupakan salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting karena  mempunyai fungsi sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia yaitu memompa darah ke jaringan, menyuplai oksigen dan zat nutrisi lain serta mengangkut karbondioksida dan sampah hasil metabolisme. Jantung dapat berkontraksi dan berlelaksasi. Proses kontraksi dan relaksasi jantung dikenal sebagai denyut jantung. Pada saat berdenyut,setiap ruang jantung  mengendur dan terisi darah,selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa dalam keluar dari jantung. Sedangkan pembuluh darah berfungsi sebagai saluran untuk mendistribusikan darah dari jantung ke semua bagian tubuh dan mengembalikannya kembali ke jantung . Dan darah sebagai medium transportasi dimana darah akan membawa oksigen dan nutrisi. Oleh karena itu makalah ini disusun untuk membahas lebih lanjut tentang sistem sirkulasi pada manusia.
  1. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:
  1. Apa yang dimaksud dengan sistem sirkulasi?
  2. Apa fungsi dari sistem sirkulasi?
  3. Apa saja alat-alat sistem sirkulasi dalam tubuh?
  4. Bagaiamana proses sistem sirkulasi dalam tubuh?
  5. Apa saja gangguan yang berhubungan dengan sistem sirkulasi pada manusia?
  1. Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah tentang sistem sirkulasi ini sebagai berikut:
  1. Apa yang dimaksud dengan sistem sirkulasi?
  2. Apa fungsi dari sistem sirkulasi?
  3. Apa saja alat-alat sistem sirkulasi dalam tubuh?
  4. Bagaiamana proses sistem sirkulasi dalam tubuh?
  5. Apa saja gangguan yang berhubungan dengan sistem sirkulasi pada manusia?


BAB II
PEMBAHASAN
  1. Pengertian Sistem Sirkulasi
Sistem kardiovaskuler atau sering disebut juga sebagai sistem peredaran darah atau sistem sirkulasi adalah salah satu sistem penting didalam tubuh manusia yang bertanggung jawab menyirkulasikan darah dari jantung ke seluruh tubuh dan sebaliknya yatu dari seluruh tubuh menuju jantung dengan adanya kerja organ jantung dan pembuluh darah. Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskula adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel, sistem ini yang berguna untuk menyalurkan berbagai zat penting seperti nutrisi dan oksigen dari jantung keseluruh tubuh. Sistem ini menolong stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostatis).
  1. Fungsi Sistem Sirkulasi
Sistem sirkulasi mempunyai beberapa fungsi penting yaitu diantaranya sebagai berikut:
  1. Mengedarkan darah yang mengandung oksigen (O2) dan sari makanan keseluruh bagian tubuh yang mana diperlukan untuk memproses metabolism tubuh.
  2. Membawa darah yang mengandung karbondioksida (CO2) dan sampah sisa metabolism dari seluruh jantung tubuh untuk kemudian dibuang keluar tubuh 
  3. Berperan dalam pertahanan tubuh (sel darah purih dan system limfatik)
  4. Mengedarkan oksigen, nutrisi, dan zat kimia pengatur proses tubuh
  5. Membuang limbah dan karbondioksida

  1. Organ Sistem Sirkulasi 
Adapun untuk menjalankan fungsinya system sirkulasi atau kariovaskuler ini tersusun atas beberapa bagian organ-organ vital untuk kelangsungan hidup manusia, antara lain sebagai berikut:
  1. Jantung
  2. Pembuluh darah
  3. Darah
  4. Pembuluh limfe
  1. Anatomi dan Fisiologi Jantung
  1. Jantung 
Jantung adalah sebuah organ dalam atau organ internal yang mempunyai ukuran sebesar genggaman tangan, dengan berat kurang lebih 250 sampai 300 gram, berongga dibagian tengahnya dan berbentuk kerucut yang mana tersusun atas jaringan otot jantung yang sifatnya involunteer (tak sadar). Jantung bertugas memompa darah keseluruh tubuh sebanyak 2000 galon darah/hari dengan melakukan mekanisme gerakan berdenyut sebanyak 100.000 kali perhari.
  1. Letak jantung
Jantung terletak didalam rongga dada (thoracic cavity), berposisi di tengah condong kekiri, berbatas kanan dan kiri dengan paru-paru, berbatas bawah dengan otot diafragma, terletak di sebuah ruang atau celah diantara paru-paru kanan dan kiri yang disebut ruang mediastinum. Dirongga dada, jantung dilindungi oleh os sternum dan os costae disisi depan dan dilindungi oleh kolumna vertebralis dan juga dilindungi oleh os costae pada sisi bagian belakang.
                          C:\Users\Asus\Pictures\gambar jantung\IMG_20200318_204508.jpg  
  1. Selaput pembungkus jantung 
Sama seperti organ-organ dalam tubuh lainnya, organ jantung juga diselaputi oleh selaput pembungkus jantung yang disebut dengan pericardium. Fungsi selaput ini adalah untuk melindungi jantung dari gesekan dengan organ-organ yang berada di sekitarnya seperti tulang rusuk dan paru-paru. Selaput pembungkus jantung pericardium tersusun atas dua lapisan, yaitu:
  1. Lapisan parietalis 
Lapisan pericardium sebelah luar yang disebut sebagai parietal layer adalah selaput perikardium yang melekat pada tulang rusuk, rongga dada dan organ paru-paru.
  1.  Lapisan viseralis
Lapisan pericardium sebelah dalam yang melekat pada jantung pada lapisan epikardium. Bagian inilah yang disebut lapisan epikardium jantung. Diantara kedua lapisan perikardium ini terdapat ruang perikardium yang berisi cairan yang disebut cairan seous yang berfungsi sebagai bantalan cair pelindung jantung.
           C:\Users\Asus\Pictures\gambar jantung\IMG_20200318_204531.jpg
  1. Lapisan penyusun jantung
Setelah lapisan pericardium jantung terdapat bagian jantung yang disebut sebgai dinding jantung. Dinding jantung yang tebal ini tersusun atas tiga lapisan penyusun dinding jantung , yaitu: 
  1. Lapisan epikardium 
Lapisan epikardium adalah lapisan dinding terluar jantung yang tersusun atas jaringan ikat dan lemak yang berfungsi sebagai pelindung tambahan jantung dibawah lapisan pericardium.
  1. Lapisan miokardium 
Lapisan miokardium adalah lapisan dinding jantung kedua dibawah epikardium. Lapisan ini adalah lapisan paling tebal yang terdiri atas jaringan otot-otot jantung. Lapisan miokardium inilah yang memungkinkan terjadinya gerak jantung berdenyut memompa darah ke seluruh tubuh.
  1.  Lapisan endocardium
Lapisan dinding jantung paling dalam yang bertemu dengan ruang jantung dan darah, terdiri atas jaringan epitel skuamosa.
  1. Ruang jantung
Jantung manusia mempunyai 4 ruang berongga dibagian tengahnya yang berfungsi sebagai tempat menampung darah yang masuk ke jantung dan yang kemudian darah tersebut akan dikeluarkan  dari jantung. Ruang-ruang jantung tersebut sebagai berikut:
  1. Serambi jantung (Atrium)
Terbagi lagi berdasarkan letaknya yaitu terdiri dari atrium kanan dan atrium kiri. Atrium jantung berfungsi menampung darah yang masuk kejantung melalui pembuluh darah vena pulmonalis untuk atrium kiri dan pembuluh darah vena cava untuk atrium kanan.
  1. Bilik jantung (Ventrikel)
Terbagi lagi berdasarkan letaknya, yaitu ventrikel kanan dan ventrikel kiri. Ventrikel jantung berfungsi menampung darah yang berasal dari ruang atrium dan kemudian memompanya keluar melalui pembuluh darah aorta untuk ventrikel kiri dan pembuluh darah arteri pulmonalis untuk ventrikel kanan.
  1. Sekat jantung
Keempat ruang-ruang jantung yang telah dijelaskan diatas dibatasi oleh beberapa dinding sekat pembatas atau disebut juga sebagai septum. Sekat ini berfungsi sebagai dinding pemisah agar darah bersih dan darah kotor yang ada didalam ruang jantung tidak bercampur. Terdapat tiga buah sekat dinding pemisah ruang jantung, yaitu:
  1. Sekat atriorum
Sekat jantung yang memisahkan ruang atrium kanan dengan ruang atrium kiri yang berfungsi  memisahkan darah bersih dan darah kotor didalam jantung.
  1. Sekat interventrikularis
Sekat jantung yang memisahkan ruang ventrikel kanan dengan ruang ventrikel kiri yang berfungsi untuk memisahkan darah bersih dan darah kotor didalam jantung.
  1. Sekat atrioventrikularis 
Sekat jantung yang memisahkan ruang atrium kanan dan kiri dengan ruang ventrikel kanan dan kiri. Disekat inilah terdapat terdapat dua katup jantung yaitu katup mitral dikiri dan katup trikuspidalis dikanan.
  1. Katup jantung
Katup jantung atau yang disebut juga sebagai valve  dalam bahasa Inggris dan valvula dalam bahasa latin medis mempunyai fungsi sebagai pintu pembatas antara ruang-ruang jantung yang mempunyai kemampuan membuka dan menutup. Terdapat dua jenis katup jantung didalam organ jantung manusia, yaitu:
  1. Katup atrioventrikularis
Katup atrioventrikularis adalah katup jantung yang berada diantara ruang atrium dengan ventrikel. Fungsinya adalah untuk mencegah aliran balik darah dari ventrikel kembali keatrium selama fase sistole. Katup ini terbagi atas dua yaitu katup bikuspidalis dan katup trikuspidalis.
  1. Katup semilunaris
Katp semilunaris adalah katup jantung yang berbentuk seperti bulan sabit, katup ini berada diantara ruang ventrikel dengan pembuluh darah diluar jantung. Fungsi katup ini adalah untuk mencegah aliran balik darah yang sudah keluar dari jantung kembali ke ruang ventrikel selama fase diastole. Katup semilunaris ini terdiri dari katup aorta dan katup pulmonalis. Katup aorta ini berfungsi untuk membatasi antara ruangan ventrikel kiri dengan pembuluh aorta yang bertugas menjaga aliran balik darah dari aorta kembali ke ventrikel kiri. Sedangkan katup pulmonalis ini berfungsi untuk membatasi antara ruang ventrikel kanan dengan pembuluh arteri pulmonalis yang bertugas mencegah aliran balik darah dari arteri pulmonalis kembali ke ventrikel kanan.
              C:\Users\Asus\Pictures\gambar jantung\IMG_20200318_204557.jpg
  1. Pembuluh darah jantung
Organ jantung memerlukan pasokan oksigen dan zat nutrisi untuk dapat memerlukan fungsinya dengan baik dan benar. Jantung mendapatkan pasokan tersebut dari pembuluh darah khusus untuk jantung yang disebut sebagai pembuluh darah coroner. Pembuluh darah khusus jantung ini terbagi atas dua jenis, yaitu:
  1. Arteri koronaria
Arteri koronaria atau pembuluh nadi coroner adalah cabang pertama yang  keluar dari pembuluh darah aorta. Arteri koronaria bertugas memberikan suplai gas oksigen dan zat nutrisi makanan bagi dinding jantung, terutama lapisan miokardium. Terdapat dua arteri koronaria yang keluar dari aorta, serta kearah kanan dan satu lagi kearah kiri, yaitu:
  1. Arteri koronaria kanan
Arteri koronaria kanan ini keluar dari sinus aorta kanan dan berjalan sepanjang dinding jantung dicelah antara atrium kanan dan kiri kemudian menuju bagian bawah jantung.
  1. Arteri koronaria utama
Sedangkan arteri koronaria kiri keluar dari sinus aorta kiri, dan kemudian bercabang dua menjadi arteri descenden anterior dan arteri sirkumfleksa.
       C:\Users\Asus\Pictures\gambar jantung\IMG_20200318_204621.jpg
  1. Vena koronaria
Pembuluh darah balik coroner yang bertugas membawa karbonndioksida dan zat ampas sisa metabolisme dari jantung untuk kemudian dibawa ke paru-paru untuk dibuang. Vena koronaria terdiri atas; sinus koronarius, vena kardiak besar, vena kardiak sedang, vena kardiak kecil, dan vena kardiak anterior.
                           C:\Users\Asus\Pictures\gambar jantung\IMG_20200318_204640.jpg
  1. Anatomi Pembuluh Darah
  1. Pembuluh darah 
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh. Ada tiga jenis pembuluh darah, yaitu arteri yang berfungsi membawa darah dari jantung, kapiler yang berfungsi sebagai tempat pertukaran sebenarnya air dan bahan kimia antara darah dan jaringan dan vena, yang membawa darah dari kapiler kembali ke jantung.
  1. Pembuluh nadi (Arteri)
Pembuluh nadi atau arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung. Fungsi ini bertolak belakang dengan fungsi pembuluh balik yang membawa darah menuju jantung.
Sistem sirkulasi sangat penting dalam mempertahankan hidup. Fungsi utamanya adalah menghantarkan oksigen dan nutrisi ke semua sel, serta mengangkut zat buangan seperi karbon dioksida. Pada negara berkembang, dua kejadian kematian utama disebabkan oleh infark miokardium dan stroke pada sistem pembuluh nadi, misalnya arterosklerosis
    1. Jenis pembuluh nadi

Terdapat beberapa jenis pembuluh nadi pada tubuh:
  1. Arteri pulmonaris : Pembuluh ini membawa darah yang telah dideoksigenasi yang baru saja dialirkan dari paru-paru.
  2. Arteri sistemik : Arteri sistemik membawa darah menuju arteriol dan kemudian ke pembuluh kapiler, di mana zat nutrisi dan gas ditukarkan.
  3. Aorta : pembuluh nadi terbesar dalam tubuh yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.
  4. Arteriol : Arteriol adalah pembuluh nadi terkecil yang berhubungan dengan pembuluh kapiler.
  1. Pembuluh balik (vena) 
Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang membawa darah menuju jantung. Darahnya banyak mengandung karbondioksida. Umumnya terletak dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru-biruan. Dinding pembuluhnya tipis dan tidak elastis. jika diraba, denyut jantungnya tidak terasa. Pembuluh vena mempunyai katup sepanjang pembuluhnya. Katup ini berfungsi agar darah tetap mengalir satu arah. Dengan adanya katup tersebut, aliran darah tetap mengalir menuju jantung. Jika vena terluka, darah tidak memancar tetapi merembes.
Dari seluruh tubuh, pembuluh darah balik bermuara menjadi satu pembuluh darah balik besar, yang disebut vena cava. Pembuluh darah ini masuk ke jantung melalui serambi kanan. Setelah terjadi pertukaran gas di paru-paru, darah mengalir ke jantung lagi melalui vena paru-paru. Pembuluh vena ini membawa darah yang kaya oksigen. Jadi, darah dalam semua pembuluh vena banyak mengandung karbon dioksida kecuali vena pulmonalis. Salah satu penyakit yang menyerang pembuluh balik adalah varises
                 
  1. Pembuluh kapiler

Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. Pembuluh kapiler adalah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang, dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis
                                     Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/da/Illu_capillary.jpg/220px-Illu_capillary.jpg
Pembuluh darah kapiler (dari bahasa Latin capillaris) ialah pembuluh darah terkecil di tubuh, berdiameter 5-10 μm, yang menghubungkan arteriola dan venula, dan memungkinkan pertukaran air, oksigen, karbon dioksida, serta nutrien dan zat kimia sampah antara darah dan jaringan di sekitarnya. Darah mengalir dari jantung ke arteri, yang bercabang dan menyempit ke arteriola, dan kemudian masih bercabang lagi menjadi kapiler. Setelah terjadinya perfusi jaringan, kapiler bergabung dan melebar menjadi vena, yang mengembalikan darah ke jantung. Dinding kapiler adalah endotel selapis tipis sehingga gas dan molekul seperti oksigen, air, protein, dan lemak dapat mengalir melewatinya dengan dipengaruhi oleh gradien osmotik dan hidrostatik.
  1. Sistem Sirkulasi pada Manusia
Sistem sirkulasi pada peredaran darah mansia bertugas mengalirkan darah bersih keseluruh tubuh serta kearah paru-paru dan kemudian mengalirkan darah kotor kembali ke jantung dan kemudian mengarahkannya ke paru-paru. Pada sistem sirkulasi jantung terdiri atas dua buah rute sirkulasi, yaitu:
  1. Sirkulasi sistemik 
Sirkulasi sistemik atau biasa disebut dengan sirkulasi besar ini dengan rute:
Jantung atrium kiri- jantung ventrikel kiri- aorta- seluruh tubuh- vena cava superior/intferior- jantung
  1. Sirkulasi pulmonal
Sirkulasi pulmonal atau sirkulasi kecil dengan rute:
Jantung atrium kanan- jantung ventrikel kanan- arteri pulmonalis- paru-paru- vena pulmonalis- jantung.
Organisasi sistem kardiovaskular pada manusia dimulai dari sirkuit pulmoner. Langkah-langkahnya dapat dilihat pada gambar dibawah , sirkulasinya berawal dari terjadi kontraksi ventrikel kanan memompa darah ke paru-paru melalui arteri pulmoner saat mengalir melalui bantalan-bantalan kapiler didalam paru-paru kiri dan kanan, darah mengambil O2 dan melepaskan CO2. Darah kaya oksigen kembali dari paru-paru melalui vena pulmoner ke atrium kiri jantung. Selanjutnya, darah kaya oksigen mengalir ke luar ke jaringan-jaringan tubuh melalui sirkuit sistematik. Lalu darah meninggalkan ventrikel kiri melalui aorta, yang mengantarkan darah ke arteri-arteri yang menuju keseluruh tubuh. Cabang-cabang pertama dari aorta adalah arteri koroner, yang menyuplai darah ke otot jantung itu sendiri. Cabang-cabang kemudian mengarah ke bantalan-bantalan kapiler didalam kepala dan lengan (tungkai depan). Aorta kemudian turun ke dalam abdomen, menyuplai  darah kaya akan oksigen ke arteri-arteri yang menuju bantalan kapiler di dalam organ-organ abdominal dab kaki. 
Di dalam kapiler, terjadi difusi  neto O2 dari darah ke jaringan-jaringan dan CO2 yang dihasilkan oleh respirasi selular ke dalam darah. Kapiler-kapiler bergabung kembali, membentuk venula-venula yang mengantarkan darah ke vena. Darah miskin oksigen dari kepala, leher dan tungkai depan disalurkan ke dalam suatu vena besar yaitu vena kava superior. Vena besar yang lain, yaitu vena inferior yang mengalirkan darah dari batang tubuh dan tungkai belakang. Kedua vena kava mengosongkan darahnya ke dalam atrium kanan, tempat darah yang miskin oksigen mengalir ke dalam ventrikel kanan.
               sistem peredaran darah manusia                          
  1. Gangguan pada Sistem Sirkulasi
Adapun gangguan yang ditimbulkan pada sistem sirkulasi yaitu sebagai berikut:
  1. Hipertensi, hipertensi alias tekanan darah tinggi menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, hipertensi dapat menyebabkan komplikasi, seperti serangan jantung, stroke, atau bahkan gagal ginjal. 
  2. Aneurisma aorta, aneurisma aorta adalah penggelembungan di dinding aorta. Aorta sendiri adalah pembuluh darah utama dan terbesar pada tubuh manusia. Aneurisma yang membesar bisa pecah dan menyebabkan perdarahan, bahkan kematian.
  3. Aterosklerosis, aterosklerosis adalah penyempitan atau pengerasan pembuluh darah karena adanya penumpukan lemak, kolesterol, dan zat sisa lainnya di dinding pembuluh darah arteri. Kondisi ini lambat laun dapat menyumbat aliran darah, yang pada akhirnya meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
  4. Penyakit jantung, penyakit jantung adalah istilah yang mencakup setiap gangguan pada jantung yang meliputi aritmia, arteri koroner, gagal jantung, kardiomiopati, serangan jantung, dan lain sebagainya.
  5. Varises, varises adalah pembuluh darah vena yang membengkak dan tampak menonjol di permukaan kulit. Kondisi ini disebabkan oleh darah yang seharusnya dialirkan ke jantung, malah kembali ke kaki. Pasalnya, katup vena yang berfungsi mengangkut darah ke jantung tidak menutup dengan benar, akibatnya peningkatan tekanan membuat pembuluh darah vena jadi membesar.

BAB III 
PENUTUP

  1. Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini yaitu sebagai berikut:
    1. Sistem peredaran darah atau sistem sirkulasi adalah salah satu sistem penting didalam tubuh manusia yang bertanggung jawab menyirkulasikan darah dari jantung ke seluruh tubuh dan sebaliknya yatu dari seluruh tubuh menuju jantung dengan adanya kerja organ jantung dan pembuluh.
  1. Fungsi sistem sirkulasi yaitu mengedarkan darah yang mengandung oksigen (O2) dan sari makanan keseluruh bagian tubuh yang mana diperlukan untuk memproses metabolism tubuh. Membawa darah yang mengandung karbondioksida (CO2) dan sampah sisa metabolism dari seluruh jantung tubuh untuk kemudian dibuang keluar tubuh.
  2. Organ-organ vital untuk kelangsungan hidup manusia pada sistem sirkulasi  antara lain Jantung, Pembuluh darah, Darah, Pembuluh limfe.
  3. Sistem sirkulasi pada peredaran darah mansia bertugas mengalirkan darah bersih keseluruh tubuh serta kearah paru-paru dan kemudian mengalirkan darah kotor kembali ke jantung dan kemudian mengarahkannya ke paru-paru. Pada sistem sirkulasi jantung terdiri atas dua buah rute sirkulasi, yaitu: Sirkulasi sistemik atau biasa disebut dengan sirkulasi besar ini dengan rute: Jantung atrium kiri- jantung ventrikel kiri- aorta- seluruh tubuh- vena cava superior/intferior- jantung. Dan  Sirkulasi pulmonal atau sirkulasi kecil dengan rute: Jantung atrium kanan- jantung ventrikel kanan- arteri pulmonalis- paru-paru- vena pulmonalis- jantung.
  4. Adapun gangguan yang ditimbulkan pada sistem sirkulasi yaitu: Hipertensi, Aneurisma aorta, Aterosklerosis, Penyakit jantung, penyakit jantung adalah istilah yang mencakup setiap gangguan pada jantung yang meliputi aritmia, arteri koroner, gagal jantung, kardiomiopati, serangan jantung, dan lain sebagainya. Varises, varises adalah pembuluh darah vena yang membengkak dan tampak menonjol di permukaan kulit. 


  1. Saran 
Kami menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan yang perlu untuk diperbaiki. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan dan kesempurnaan makalah ini dari pembaca khususnya dosen pengampu mata kuliah Anatomi Dan Fisiologi Manusia.

DAFTAR PUSTAKA
Kuntoadi, Bagus. 2010. Anatomi dan Fisiologi. Jakarta: Panca Terra Firma
Neil A, Campbell. 2012. Biologi Edisi Kedelapan Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Novita, Wijayanti. 2017. Fisiologi Manusia dan Metabolisme Zat Gizi. Malang: UB Press
Pearce, Evelyn C. 2009. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Kuntoadi, Bagus. 2010. Anatomi dan Fisiologi. Jakarta: Panca Terra Firma


Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "MAKALAH ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA SISTEM SIRKULASI DARAH "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel