Analisis Jurnal "Akumulasi Logam Berat dalam Spesies Sayuran yang Ditanam di Tanah yang Terkontaminasi dan Penilaian Risiko Kesehatan"


International Journal of Environmental Research and Public Health. 2016
Jurnal : “Accumulation of Heavy Metals in Vegetable Species Planted in Contaminated Soils and the Health Risk Assessment”
“Akumulasi Logam Berat dalam Spesies Sayuran yang Ditanam di Tanah yang Terkontaminasi dan Penilaian Risiko Kesehatan”

Analisisnya :
1. Penelitian dilakukan diarea tambang Shizhuyuan di Distrik Suxian Kota Chenzhou dengan zona iklim lembab subtropis kontinental tengah, dengan suhu tahunan rata-rata dalam kisaran 15.6 ˝ C –18.3 ˝, dengan tanah lahan pertanian terkontaminasi dengan banyak logam (Pb, Cd, Cu, Zn, dan As) dalam penelitian ini.
2. Penelitian menggunkan Metode Target Hazard Quotient (THQ), Risiko kesehatan potensial dari konsumsi logam berat melalui sayuran dinilai berdasarkan metode target hazard quotient (THQ), yang dijelaskan secara rinci oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat.
3. Konsentrasi logam berat di bagian yang dapat dimakan dari 22 spesies sayuran perbedaan yang jelas ditemukan dalam konsentrasi logam berat. Kisaran yang diamati dalam konsentrasi Pb, Cd, Cu, Zn, dan As dalam bagian yang dapat dimakan adalah 0,004-2,361 mg / kg, 0,002-2,918 mg / kg, 0,155-3,125 mg / kg, 1,151-54,65 mg / kg, dan 0,014–1,780 mg / kg, masing-masing, dengan konsentrasi rata-rata 0,383, 0,161, 0,810, 10,16, dan Masing-masing 0,207 mg / kg.
4. Perbedaan konsentrasi Pb, Cd, dan As antara 22 spesies sayuran tertinggi dan terendah mencapai beberapa ratus kali, dan bahkan mencapai seribu kali, sedangkan konsentrasi tertinggi Cu dan Zn dari 22 spesies sayuran hanya beberapa kali paling rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa perbedaan yang jelas dalam bioakumulasi logam berat (Pb, Cd, Cu, Zn, dan As) ada di antara 22 spesies sayuran.
5. Kesimpulan

Penelitian ini membudidayakan 22 spesies sayuran (enam jenis sayuran) pada logam berat (Pb, Cd, Cu, Zn, dan As) tanah pertanian yang terkontaminasi. Konsentrasi logam berat dalam bagian yang dapat dimakan dari sayuran menurun dalam urutan sayuran berdaun> tangkai sayuran / akar sayuran / sayuran solanaceous> sayuran polong / sayuran melon. Kemampuannya berat serapan logam dan akumulasi sayuran berdaun adalah yang tertinggi, dan sayuran melon adalah yang tertinggi paling rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa akumulator rendah (sayuran melon) harus sesuai karena ditanam di tanah yang terkontaminasi, sedangkan akumulator tinggi (sayuran berdaun) tidak cocok.

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Analisis Jurnal "Akumulasi Logam Berat dalam Spesies Sayuran yang Ditanam di Tanah yang Terkontaminasi dan Penilaian Risiko Kesehatan""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel