Pengguna KRL Diimbau Tak Gunakan Masker Scuba dan Buff

Updateinfoo.com - Gubernur DKI Jakarta telah memutuskan untuk kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di ibu kota. Walaupun perkantoran harus ditutup dan kembali menerapkan work from home (WFH), namun tidak bagi Yakub.

Salah satu yang tidak merasakan WFH adalah Yakub (36). Warga Citayam itu harus tetap berangkat bekerja ke kawasan Senayan, Jakarta Selatan, menggunakan KRL. Dia tetap harus menjalani pekerjaannya dengan datang ke kantor.

Sejak sebelum diberlakukannya PSBB, Yakub sudah rutin menggunakan layanan KRL untuk pergi ke tempat kerja. Ia biasanya naik dari Stasiun Citayam ke Stasiun Sudirman.

Yakub sendiri sudah terbiasa dengan aturan KRL di masa PSBB dan PSBB transisi terkait kewajiban menggunakan masker. Bahkan, dia pun tertib memakai maskernya.

Akan tetapi, di hari pertama PSBB yang berlaku sejak Senin (14/9), Yakub mendapat teguran dari petugas di stasiun terkait masker yang digunakannya.

"Soal (teguran) masker baru tadi pagi. Sebelumnya enggak pernah ditegur kalau soal masker scuba. Nah, tadi pagi ditegur sama petugas. Ditanyai 'maskernya bawa masker lain enggak? Kalau bisa besok diganti maskernya". Ternyata baru ada pengumumannya tadi," kata Yakub, Senin (14/9).

Anjuran untuk tidak menggunakan masker scuba sendiri merupakan hal baru yang diputuskan oleh PT Kereta Commuter Indonesia melalui akun Instagram resminya, @commuterline.

Dari akun tersebut, terlihat unggahan berupa infografis seputar persentase efektivitas beberapa jenis masker. Infografis tersebut menunjukkan bahwa masker scuba dan buff hanya sekitar 0-5% saja.

PT KCI juga mengimbau penggunaan KRL untuk memakai masker yang efektif untuk mencegah masuknya droplet atau cairan.

"Untuk kesehatan bersama, sangat dianjurkan menggunakan masker yang efektifitasnya mencukupi dalam mengurangi droplet atau cairan. Gunakan setidaknya masker kain yang terdiri dari minimal dua lapisan. Hindari penggunaan jenis scuba maupun hanya menggunakan buff atau kain untuk menutupi mulut dan hidung," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba melalui keterangan tertulis Senin (14/9).

Masih terkait penggunaan masker, PT KCI meminta agar para pengguna KRL memakai maskernya dengan benar, yaitu masker menutupi hidung dan mulut secara sempurna.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan keputusannya untuk memperketat PSBB mulai Senin (14/9). Hari pertama pengetatan PSBB ini sendiri memberikan dampak terhadap penurunan jumlah pengguna KRL.

Dari pantauan PT KCI hingga pk 08.00 pagi hari Senin (14/9) menunjukkan bahwa jumlah pengguna KRL tercatat sebesar 92.546. Jumlah ini menunjukkan penurunan dari jumlah pengguna KRL pekan lalu (7/9) yang mencapai 114.075. Penurunan jumlah pengguna ini tercatat di hampir seluruh stasiun KRL.

Sumber: Merdeka.com

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Pengguna KRL Diimbau Tak Gunakan Masker Scuba dan Buff"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel