Sejumlah Pegawai Disdik Di Jawa Barat Positif Covid-19

Updateinfoo.com - Sejumlah karyawan di Dinas Pendidikan Jawa Barat terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil swab test. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan kantor pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan dengan protokol kesehatan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tidak kaget dengan temuan terbaru mengenai kasus di Dinas Pendidikan Jabar ini. Menurut dia, meski belum ada laporan rinci, namun aparatur sipil negara (ASN) di dinas Pemerintah Provinsi Jawa Barat banyak yang terpapar dan berstatus orang tanpa gejala.

"Belum ada (laporan data) spesifiknya (yang terpapar Covid-19 di Disdik Jabar), tapi yang saya tahu ASN dari banyak dinas juga banyak yang terpapar," kata dia kepada wartawan di Hotel El Royale, Kota Bandung, Rabu (19/8).

Hasil temuan sementara, mayoritas kasus positif saat ini banyak yang berstatus OTG, begitu pun halnya temuan positif di lingkungan Gedung DPRD Jabar beberapa waktu lalu. Pihaknya langsung melakukan penanganan dengan menyiapkan pilihan lokasi isolasi mandiri di Badan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar yang terletak di Kota Cimahi atau di rumah masing-masing.

"Mayoritas sama kalau ada temuan (positif Covid-19) di semua tempat hampir 80 persen OTG. Ada dua di pilihan isolasi mandiri atau di BPSDM. Mayoritas (isolasi) di rumah masing-masing," ucap dia.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Jabar, Daud Achmad mengatakan pelaksanaan Swab tes di lingkungan Disdik Jabar dilakukan pada 11 Agustus 2020 lalu terhadap 450 karyawan termasuk pejabat struktural di cabang dinas yang tersebar di Jabar.

"(Yang terkonfirmasi positif) di bawah 30 orang. Kami lakukan tracing. Ada 50 orang yang terlacak kontak erat, 20 sudah diswab PCR portable. Dari jumlah itu hasilnya negatif," kata dia di Gedung Sate, Kota Bandung.

"Ada yang bertanya kepada saya Disdik Lockdown, saya jawab tidak lockdown, tetap buka. Karena orang yang terdeteksi positif langsung melakukan isolasi, sudah seminggu lebih. Dan sebagian sudah negatif," ia melanjutkan.

Gugus Tugas di Jabar sudah melakukan langkah pencegahan, termasuk membentuk tim Satgas Covid-19 di masing–masing kantor. Namun, keberadaan virus tetap terdeteksi karena para karyawan setelah pulang kerja tidak bisa terkontrol lagi.

"Tetapi virus kita tidak tahu datangnya. Itu kan pergerakan karyawan, tamu, susah memonitor. Mungkin di rumah di lingkungannya ada yang positif, terpapar, dan OTG. OTG ini suhu tubuhnya dibawah 37 tidak ada gejala batuk, pilek. Kita harus semua waspada. Di perkantoran rapat dibatasi, kalau bisa rapat secara virtual. Kalau bisa, pelayanan di kantor pemerintah tidak berhenti karena masyarakat membutuhkan pelayanan," terang dia.

Terpisah, Kadisdik Jabar Dedi Supandi membantah informasi mengenai kantor Disdik Jabar ditutup. Meski demikian, ia membenarkan pada 11 Agustus kemarin dilaksanakan tes swab bagi seluruh karyawan Disdik Jabar sekaligus pejabat struktural di lingkungan 13 Kantor Cabang Disdik (KCD).

Dari sekitar 20-an pegawai yang positif, ucap Dedi, tidak seluruhnya berasal dari kantor pusat Disdik Jabar. Tetapi tersebar di sejumlah KCD, salah satunya di KCD Cianjur.

"Saya tidak bisa sebutkan rinciannya, tapi dari yang positif itu kita sudah lakukan swab lanjutan, hasil CT-nya di atas 37, dan kemarin sudah kita lakukan lagi swab bagi yang 5 persen itu dan hasilnya negatif. Tinggal tersisa sekitar 8 orang lagi yang belum dites swab," ujarnya.

"Sampai dengan hari ini, tinggal 8 orang. kalau dites swab hari ini, bisa berkurang lagi (kasus positifnya)," pungkasnya. [mrdk]

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Sejumlah Pegawai Disdik Di Jawa Barat Positif Covid-19"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel