Polisi Tangkap 2 Orang, Terkait Kasus Pelemparan Molotov Markas PDIP

Updateinfoo.com - Polisi kembali mengamankan dua orang diduga terkait pelemparan bom molotov di Kantor PAC PDIP Bogor. Dengan demikian, sejauh ini sudah ada sembilan orang yang sudah diamankan.

Seperti diketahui, dalam kasus ini Polisi sudah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka kasus pelemparan bom molotov PDIP PAC Cileungsi, Bogor. Mereka berinisial AS, MP, A, S, NM, MR dan AK. Hasil penyelidikan terbaru, pihak kepolisian menangkap dua pelaku lain berinisial MTK dan DS.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A. Chaniago. Pihaknya mengaku masih menggali keterangan mengenai latar belakang dan peran yang dilakukan.

"Iya, ada dua lagi (yang ditangkap dalam kasus pelemparan bom molotov) di wilayah Bogor," kata dia, Rabu (26/8).

Hasil keterangan sementara, keduanya berperan sebagai pelempar bom. Hanya saja, informasi detil ia sebut masih belum bisa disampaikan secara rinci. Kasus ini akan terus ditangani dengan serius sesuai instruksi dari Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi.

"(dua orang yang baru ditangkap) Lagi didalami latar belakangnya," ucap dia.

Sebelumnya, Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi ada pelaku lain yang diduga mengatakan akan menuntaskan kasus ini. Ia menegaskan sudah memiliki rekaman CCTV yang memperlihatkan jumlah pelaku yang terlibat.

"Jadi jumlahnya cukup jelas, ini CCTV merekam, ini belum tertangkap semuanya, berapapun jumlahnya, kita akan tuntaskan, saya imbau, kalau mau menyerahkan diri lebih bagus," kata dia di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Selasa (25/8).

Para tersangka sudah ditahan dan terus dimintai keterangan untuk mengetahui motif melakukan pelemparan bom. Sejumlah barang bukti sudah disita, di antaranya sepeda motor dan bom molotov.

"Tersangka sudah kita tahan dan akan dilakukan penyelidikan, pasal yang dikenakan, pasal 187 KUHP, dugaan tindak pidana dengan sengaja menimbulkan ledakan atau kebakaran, diancam dengan pidana 12 tahun,"kata dia.

"Kemudian (dijerat) Pasal 406 KUHP, dengan sengaja dan melawan hukum merusak dan membuat tidak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruh nya dengan diancam pidana 2 tahun 8 bulan," ia melanjutkan.

Sumber: Merdeka.com

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Polisi Tangkap 2 Orang, Terkait Kasus Pelemparan Molotov Markas PDIP"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel