Penurunan Stok AS Buat Harga Minyak Bervariasi

Updateinfoo.com - Harga minyak sedikit bervariasi pada akhir perdagangan Rabu, (19/8). Kondisi ini disebabkan berlanjutnya kekhawatiran mengenai permintaan bahan bakar AS dan gelombang pandemi virus corona kedua, serta penurunan persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober turun tipis sembilan sen menjadi ditutup pada US$45,37 per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September sedikit menguat empat sen menjadi menetap di US$42,93 per barel.

Minyak mentah WTI mendapatkan dorongan terlambat setelah risalah pertemuan dewan Federal Reserve dirilis.

Bank sentral AS sedang mempertimbangkan perubahan kebijakan yang dapat mempertahankan langkah-langkah stimulus agresif.

Data Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan stok minyak mentah AS turun 1,6 juta barel pekan lalu, sementara permintaan bahan bakar jatuh 14 persen dari periode tahun lalu selama empat pekan terakhir.

"Penurunan permintaan bensin dari minggu ke minggu menjadi perhatian. Itu masih menunjukkan pelemahan. Satu-satunya hal yang menahan kami adalah permintaan,," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago dikutip dari Antara, Kamis (20/8).

Menteri Energi Arab Saudi memperkirakan permintaan minyak global akan pulih ke tingkat pra-pandemi segera setelah kuartal keempat. Dia pun mendesak kepatuhan dengan kesepakatan global untuk memangkas produksi.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya seperti Rusia, sebuah kelompok yang dijuluki OPEC+, memulai pertemuan pada Rabu (19/8) untuk meninjau tingkat kepatuhan dengan kesepakatan itu, yang bertujuan guna mendukung harga.

"Berdasarkan proyeksi rata-rata dari berbagai institusi, diperkirakan bahwa dunia akan mencapai sekitar 97 persen dari permintaan minyak sebelum pandemi selama kuartal keempat, yang merupakan pemulihan besar dari penurunan besar pada April dan Mei," kata Pangeran Abdulaziz bin Salman.

Draf pernyataan OPEC+ mengatakan gelombang pandemi kedua yang berkepanjangan adalah risiko utama untuk pemulihan pasar minyak.

Sumber OPEC+ mengatakan kelompok itu tidak mungkin mengubah kebijakan produksinya pada Rabu (19/8), yang saat ini menyerukan pengurangan produksi sebesar 7,7 juta barel per hari (bph) terhadap rekor tertinggi 9,7 juta barel per hari hingga bulan ini.

Sumber: CnnIndonesia

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Penurunan Stok AS Buat Harga Minyak Bervariasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel