Tangkapan Gepeng di Palembang Selama Pandemi Bikin Penampungan Penuh

Updateinfoo.com -  Selama pandemi Covid-19, keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Palembang menjamur. Alhasil, tempat menampung mereka yang diamankan dari hasil razia mengalami over kapasitas.

Kepala Dinas Sosial Palembang Heri Aprian mengungkapkan, penampungan yang ada hanya mampu menampung sekitar 20 orang. Namun, tangkapan saat ini meningkat dua kali lipat lebih atau mencapai 50 orang. Alhasil, pengamanan dan edukasi tak berjalan optimal.

"Kami mengalami kesulitan menampung gepeng dan anak jalanan karena daya tampung over kapasitas. Sebelum ada corona biasanya hanya ada 20 yang tertangkap, sekarang menjadi 50 orang," ungkap Heri, Selasa (30/6).

Menurut dia, mayoritas gepeng di jalanan adalah pemain lama dan sebagian kecil gepeng baru yang memanfaatkan situasi. Mereka menyebar di 14 titik dari arah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II hingga Jakabaring Palembang.

"Modusnya jadi manusia silver, bawa anak-anak atau bayi. Hampir sama dengan modus-modus sebelumnya," ujarnya.

Dia mengatakan, tengah menyelidiki orang-orang yang mengeksploitasi para gepeng. Sebab muncul dugaan ada oknum yang sengaja mengkondisikan mereka dan meraup keuntungan.

"Kami tengah menyelidikinya, siapa koordinator mereka, kami yakin pasti ada," kata dia.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Palembang Alhidir mengatakan, perburuan koordinator gepeng melibatkan polri dan TNI agar segera tertangkap. Mereka nantinya akan dijerat hukum pidana karena melakukan eksploitasi orang, terutama anak di bawah umur.

"Tiga hari ke depan kita telusuri dan mudah-mudahan segera tertangkap dalangnya," ujarnya.

Sumber: merdeka.com

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Tangkapan Gepeng di Palembang Selama Pandemi Bikin Penampungan Penuh"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel