Penyebab Demam Beserta Gejalanya, Waspadai Penyakit Ini Jika Kondisi Naik Turun

Updateinfoo.com- Demam dapat dikatakan sebagai gejala yang sering kali muncul saat tubuh terserang suatu penyakit. Dengan kata lain, demam merupakan respon tubuh terhadap serangan bakteri, kuman, virus yang menjadi penyebab infeksi penyakit tertentu. Seseorang dikatakan demam, ketika suhu tubuh berada di atas angka 38 derajat Celcius.

Suhu tubuh yang meningkat ini memang menjadi salah satu cara sistem kekebalan tubuh bekerja melawan segala macam infeksi penyakit. Biasanya jika kondisi demam tidak terlalu parah, tidak perlu ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Seiring waktu, demam akan turun dengan sendirinya saat tubuh berhasil melawan berbagai serangan infeksi.

Namun jika demam yang dialami terus mengalami peningkatan dan tidak kunjung sembuh, hal ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter, untuk mengetahui kondisi tubuh serta bisa mendapatkan penangan yang tepat. Sebab, gejala demam tinggi bisa menjadi tanda dari penyakit yang cukup serius.

Selain menjadi tanda dari infeksi suatu penyakit, deman juga terjadi akibat beberapa kondisi lainnya. Penyebab demam ini bisa berasal dari imunisasi, pengaruh obat, hingga akibat berada di bawah sinar matahari terlalu lama. Untuk itu, penting mengetahui hal apa saja yang bisa menjadi penyebab demam.

Dengan begitu, demam bisa diprediksi apakah itu berasal dari infeksi penyakit atau hanya respon tubuh dari kondisi tertentu. Berikut kami telah merangkum beberapa penyebab demam beserta gejalanya yang perlu diketahui.

Penyebab Demam


Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa penyebab demam bisa datang dari berbagai macam faktor. Bukan hanya sebagai tanda atau respon tubuh yang sedang mengalami infeksi penyakit, penyebab demam juga bisa didapatkan dari hal berikut :
  1. Demam setelah mendapatkan imunisasi atau vaksin.
  2. Pengaruh dari konsumsi obat yang menyebabkan efek samping demam.
  3. Berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari.
  4. Demam akibat gigitan nyamuk, sebagai tanda penyakit demam berdarah, malaria, dan chikungunya.
  5. Infeksi bakteri atau virus, seperti meningitis, tifus, disentri, cacar air, dan infeksi saluran kemih.
  6. Gejala penyakit arthritis dan hipertiroidisme (kelenjar turoid yang terlalu aktif).
  7. Gejala penyakit kanker, seperti leukemia, kanker hati, atau kanker paru-paru.
Faktor Risiko Demam

Setelah mengetahui bebrapa penyebab demam, berikutnya penting untuk mengetahui siapa saja yang mempunyai faktor risiko terserang demam. Berikut adalah beberapa golongan orang yang mempunyai faktor risiko demam :
  1. Anak-anak, dengan sistem kekebalan tubuh yang belum kuat akan lebih rentan mengalami demam
  2. Orang yang telah kontak dengan orang sakit
  3. Orang yang mengonsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi oleh kuman
  4. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah
Gejala Demam
Setelah mengetahui penyebab demam beserta orang yang mempunyai faktor risiko demam, selanjutnya perlu juga memahami gejala apa saja yang muncul saat seseorang mengalami demam. Berikut adalah beberapa gejala demam yang sering terjadi :
  1.     Sakit kepala, atau kepala terasa nyeri
  2.     Keringat dingin
  3.     Menggigil
  4.     Dehidrasi atau kekurangan cairan
  5.     Batuk dan nyeri tenggorokan
  6.     Nyeri bagian telinga
  7.     Muntah-muntah
  8.     Diare
  9.     Nyeri otot
  10.     Nafsu makan menurun
  11.     Merasa kelelahan
Penyakit dengan Gejala Demam Naik Turun

Umumnya, tubuh yang mengalami demam akan mereda dengan sendirinya. Apalagi, jika penderita sudah mengonsumsi obat penurun demam yang diberikan dokter, maka demam pun akan lebih cepat turun.

Namun, jika mengalami kondisi demam yang naik turun, hal ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Pasalnya, kondisi seperti ini biasanya menjadi gejala dari suatu penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang mempunyai gejala demam naik turun :

Demam Berdarah

Gejala demam yang naik turun bisa menjadi salah satu tanda terserang penyakit demam berdarah. Penyakit demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti. Biasanya, pada beberapa hari pertama demam akan menurun kemudian di hari selanjutnya demam kembali naik.

Gejala demam yang tidak kunjung sembuh ini juga disertai dengan gejala lain. Seperti muncul ruam pada bagian tubuh, mual, muntah, mata dan tulang terasa nyeri. Jika sudah muncul beberapa gejala ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Sebab jika penanganan terlambat, maka kondisi akan semakin parah dan terjadi komplikasi.

Malaria

Penyebab demam naik turun juga termasuk salah satu gejala dari penyakit malaria. Berbeda dengan demam berdarah, penyakit malaria disebabkan oleh Parasit plasmodium. Penularan infeksi dari parasit ini biasanya didapatkan dari gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi.

Dalam hal ini, kondisi demam yang naik turun menjadi gejala awal dari penyakit malaria. Selain demam, penderita juga merasakan gejala lain. Seperti sakit kepala, tubuh merasakan panas dingin, tubuh berkeringat, muntah, diare, dan nyeri otot.

Kondisi demam yang naik turun biasanya terjadi dalam siklus 24 – 72 jam, namun tergantung pula dengan jenis parasit yang menginfeksi. Pada masa awal, penderita akan merasa kedinginan hingga menggigil, kemudian muncul demam, kelelahan, dan keringat yang keluar dengan jumlah banyak. Kondisi ini akan terjadi dalam 6 – 12 jam, kemudian demam akan kembali turun.

Tifus


Penyebab demam naik turun berikutnya juga bisa datang dari penyakit tifus. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini bisa menempel pada makanan dan minuman, dan akan menyebabkan infeksi tifus pada orang yang mengonsumsinya.

Namun dikatakan bahwa tifus merupakan penyakit dengan gejala demam parah yang terjadi secara mendadak dan sering sulit diketahui penyebabnya.

Selain dari makanan dan minuman, infeksi penyakit tifus juga dapat terjadi akibat memakai toilet atau terkena urine atau fases penderita yang terinfeksi. Bukan hanya itu, sanitasi yang kurang baik dan terbatasnya air bersih juga meningkatkan risiko berkembangnya gejala tifus.

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Penyebab Demam Beserta Gejalanya, Waspadai Penyakit Ini Jika Kondisi Naik Turun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel