Menurut WHO, 6 Kriteria Ini Harus Dipenuhi Sebelum PSBB Disetop

Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director General of the World Health Organization (WHO), addresses a press conference about the update on COVID-19 at the World Health Organization headquarters in Geneva, Switzerland, Monday, Feb. 24, 2020. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)

UpdateInfoo.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan berharap 4 Juni menjadi hari terakhir pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) punya kriteria khusus yang harus dipenuhi suatu negara sebelum memutuskan penghentian pembatasan sosial.

Dilansir situs resmi WHO, yang diakses detikcom pada Rabu (3/6/2020), ada enam kriteria yang harus dipenuhi suatu negara sebelum mengakhiri PSBB.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada media massa, 13 April 2020. Untuk pemakaian istilah, Tedros tidak menyebut pembatasan sosial berskala besar atau PSBB, melainkan menyebut 'pembatasan sosial dan ekonomi'.

"Strategi baru merangkum hal-hal yang kami pelajari dan merencanakan langkah ke depan. Strategi baru meliputi enam kriteria untuk negara-negara yang mempertimbangkan untuk mencabut pembatasan-pembatasannya," kata Tedros.

Kriteria pertama yang perlu dipenuhi suatu negara sebelum mengakhiri pembatasan sosial adalah penularan COVID-19 harus dikendalikan.

Kedua, kapasitas sistem kesehatan harus mampu mendeteksi, melakukan pengetesan dengan baik, mengisolasi orang yang terjangkit COVID-19, merawat orang yang terjangkit COVID-19, serta melakukan pelacakan kontak (contact tracing) orang yang positif COVID-19.

Ketiga, risiko dari wabah diminimalkan dalam pengaturan khusus, seperti di fasilitas kesehatan dan panti jompo.

Keempat, langkah pencegahan (preventif) diterapkan di tempat kerja, sekolah, dan tempat lain yang menjadi lokasi utama tujuan bepergian masyarakat.

Kelima, risiko masuknya kasus impor harus bisa dikendalikan.

Keenam, masyarakat harus sudah berhasil diedukasi mengenai 'normal baru' sehingga bisa berdaya dan menyesuaikan diri dengan kondisi baru.

Sebagaimana diketahui, kenormalan baru (new normal) adalah cara hidup yang berbeda dibanding sebelum ada wabah virus Corona. Masyarakat harus hidup dengan kebiasaan baru, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, mengenakan masker, dan menjaga jarak dengan orang lain. Kenormalan baru bertujuan mengurangi risiko penularan virus Corona. Virus itu sendiri diprediksi WHO tidak akan cepat berlalu.

"Setiap negara harus menerapkan langkah komprehensif untuk memperlambat laju penularan dan menyelamatkan nyawa banyak orang, dengan tujuan untuk mencapai kondisi stabil berupa rendah penularan atau tanpa penularan," kata Tedros. (dtk)

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Menurut WHO, 6 Kriteria Ini Harus Dipenuhi Sebelum PSBB Disetop"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel