Kuasa Hukum Bantah John Kei Perintahkan Anak Buah Lakukan Penyerangan

Updateinfoo.com - Kuasa Hukum John Kei, Anton Sudanto mengatakan, kliennya itu sudah menjalani pemeriksaan terkait barang bukti senjata tajam. Diketahui, John Kei ditangkap pada Minggu (21/6) malam pasca kejadian penyerangan dan pembacokan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan di Jalan Kresek Raya, perempatan ABC, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Ya jadi begini yang pertama saya mau ngomong bahwa ada kejadian dan untuk bang John Kei ini tetap harus dikedepankan bahwa ada azas praduga tak bersalah, tidak boleh kita langsung menyalahkan seseorang sebelum ada kekuatan hukum yang tetap itu satu. Yang kedua bang John Kei sudah diperiksa semalam sampai tadi tentang UUD darurat saja," kata Anton di Polda Metro Jaya, Selasa (23/6).

Setelah lama menjalani pemeriksaan terkait senjata tajam, nantinya John Kei akan menjalani pemeriksaan tentang kejadiannya yang terjadi di Kosambi, Jakarta Barat.
  

"Jadi kami tidak bicara banyak, karena masih dalam penyidikan," ujarnya.

Bantah Perintahkan Anak Buah

Selain itu, ia membantah jika John Kei yang telah memerintahkan anggotanya terhadap aksi yang terjadi pada Minggu (21/6) lalu di dua lokasi yang berbeda.

"(John Kei yang perintahkan) Tidak-tidak, nanti lah. Karena masih dalam penyidikan. Tim penasihat sedang mengkaji, terus bukti-bukti yang ada, karena kami advokasi semua ya. Keluarga Bang John Kei dan anak buahnya semua," tegasnya.

"Tentu itu kami membantah (John Kei perintahkan anak buahnya), karena enggak ada bukti sama sekali. Tetapi tetap ini masih dalam penyidikan. Jadi biarkanlah diuji dulu oleh penyidik, kita lihat nanti seperti apa perkembangannya," tutupnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membeberkan kronologi penyerangan dan pembacokan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan di Jalan Kresek Raya, perempatan ABC, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 30 Orang diamankan termasuk John Kei.

Kasus ini berawal pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan oleh kelompok John Kei berjumlah 5-7 orang terhadap kelompok Nus Kei di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"1 Meninggal yaitu EN meninggal karena luka bacok di beberapa tempat. Dan 1 lagi putus jari tangan 4 jari berinisial AR," kata Nana di Polda Metro, Senin (22/6).

Nana melanjutkan, di hari sama, sekitar pukul 12.25 WIB, 15 orang tak dikenal dengan empat mobil diduga kelompok John Kei mendatangi satu rumah di perumahan Green Lake Kluster Australi. Mereka datang ke sana mencari pemilik rumah Nus Kei.

"Yang bersangkutan tak ada, ada istri dan anak-anak. Istri dan anak berusaha meninggalkan rumah, dan terjadi pengerusakan pintu, ruang tamu dan kamar. Lalu merusak kendaraan duit unit roda empat milik Nus Kei dan satu mobil milik tetangga yaitu Tomi," katanya. [merdk]

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Kuasa Hukum Bantah John Kei Perintahkan Anak Buah Lakukan Penyerangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel