KAI Cirebon Naikkan Harga Tiket Hingga 40 Persen

Updateinfoo.com -  Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, Luqman Arif menyatakan bahwa ada kenaikan harga tiket rata-rata naik 30 sampai 40 persen. Ini dilakukan karena adanya pembatasan pengguna jasa hanya 70 persen dari kapasitas.

"Kita melakukan penyesuaian tarif sebesar 30-40 persen dari tarif yang biasa diterapkan untuk KA jarak jauh, untuk kereta komersial," kata Luqman dikutip dari Antara Cirebon, Senin (22/6).

Luqman mengatakan, untuk kereta jarak jauh non-PSO (Public Service Obligation), maka harga tiketnya dinaikkan, karena adanya pembatasan jumlah penumpang yang hanya 70 persen dari kapasitas.

Seperti KA Kaligung jurusan Cirebon Prujakan ke Semarang Poncol, di mana sebelum ada penyesuaian tarif Rp70.000 per penumpang, namun saat ini naik menjadi Rp100.000.

"KA Kaligung berangkat Cirebon Prujakan ada penyesuaian tarif, karena ada pembatasan kapasitas 70 persen," ujarnya.

Mengacu Tarif Batas Atas


Meski ada penyesuaian kata Luqman, KAI masih mengacu pada Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBA) yang ditetapkan pada KA komersial.

Pada masa pandemi Covid-19, KAI berkomitmen untuk tetap melayani masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat sesuai arahan pemerintah.

"Hal ini upaya menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang selamat, aman, nyaman dan sehat sampai tujuan," katanya.

Di KAI Daop 3 Cirebon sampai saat ini baru terdapat 10 perjalanan kereta reguler yaitu KA Ranggajati berjumlah dua, Bengawan dua, Tegal Ekspres dua, dan KA Kaligung empat.

Sumber: merdeka.com

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "KAI Cirebon Naikkan Harga Tiket Hingga 40 Persen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel