Jual Pipa Rokok dari Gading Gajah, Warga Garut Diamankan Petugas KLHK

Updateinfoo.com - Seorang warga Desa Padaasih, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut yang berinsiial RGK (40) ditahan Tim Operasi Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Ditjen Gakkum KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Penahanan dilakukan karena RGK diketahui memiliki 3 pipa rokok yang terbuat dari gading gajah Sumatera.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum KLHK Sustyo Iriyono menyebut RGK diketahui akan menjual tiga pipa rokok yang terbuat dari gading gajah sumatera berukuran 18, 12, dan 10 centimeter.

"Harga berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp4,5 juta," kata Sustyo, Jumat (5/6).

Kepada petugas, RGK mengaku hanya memiliki 2 pipa rokok yang terbuat dari gading gajah. Untuk pipa rokok gading gajah satunya lagi, RGK menyebut bahwa itu adalah titipan temannya yang akan dijual lagi.

Tim membawa RGK dan barang bukti ke Pos Gakkum KLHK di Kota Bandung untuk pemeriksaan. Tim memastikan pipa rokok terbuat dari gading gajah sumatera (Elephas maximus) melalui uji forensik sebelum melanjutkan proses penyidikan.

"RGK mendapatkan pipa rokok gading gajah dari beberapa pihak di Garut. RGK akan didakwa melanggar pasal 21 ayat 2 huruf d juncto pasal 40 ayat 2 undang-undang no 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukum pidana penjara maksimum 5 tahun dan dendam maksimum Rp100 juta," jelasnya.

Penahanan RGK sendiri,kata Sustyo, merupakan pengembangan kasus penangkapan PE, pemilik gading gajah di Pekanbaru oleh BBKSDA Riau pada Februari 2020. Dalam penyelidikan, diketahui PE hendak mengirimkan gading gajah kepada RGK.

Wanita Paruh Baya Simpan Burung Dilindungi


Selain mengamankan RGK, Sustyo menyebut pihaknya mengamankan 10 ekor burung yang dilindungi dari seorang perempuan yang berusia 70 tahun di Garut. Hal tersebut sendiri dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

Burung-burung yang berhasil diamankan adalah 3 ekor kakaktua jambul kuning, 4 ekor nuri kepala hitam, 1 ekor bayan merah, dan 2 ekor nuri kepala merah.

"Pemilik mengaku burung-burung itu pemberian atau titipan anak-anaknya yang mereka perolah dari pasar burung di Jakarta dan Garut," ucapnya.

Tim melakukan pengumpulan data dan informasi penjualan burung dilindungi di Kabupaten Garut dan Jakarta. Selanjutnya, burung-burung yang berhasil diambil diamankan dan dititiprawatkan di Lembaga Konservasi Cikembulan Garut melalui BBKSDA Jawa Barat.

"KLHK berkomitmen selalu melindungi dan melestarikan sumber daya alam. Perdagangan satwa dilindungi adalah kejahatan luar biasa, melibatkan banyak aktor dan bahkan aktor antarnegara, bernilai ekonomi tinggi, yang serupa dengan kejahatan narkoba dengan sel jejaring yang terputus-putus," katanya.

Sumber: merdeka.com

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Jual Pipa Rokok dari Gading Gajah, Warga Garut Diamankan Petugas KLHK"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel