Ini Hasil Rapid Test Guru SMP di Surabaya Usai Kepsek Meninggal Karena COVID-19

kepala sekolah smpn 3 surabaya

UpdateInfoo.com -  Seluruh guru SMPN 3 Surabaya menjalani rapid test massal usai kepala sekolah mereka meninggal karena COVID-19. Lalu bagaimana hasil rapid testnya?

Kabid SMP Dispendik Surabaya Sudarminto mengungkapkan baru saja menerima hasil rapid test massal para guru. Adapun hasilnya nonreaktif semua.

"Hasilnya bagus. Negatif semua," ungkap Sudarminto saat dihubungi detikcom, Kamis (25/6/2020).

Saat ditanya berapa total guru yang mengikuti rapid test massal? Sudarminto tak mengetahui berapa jumlah pastinya. Namun ia memastikan semua guru dan pegawai Tata Usaha (TU) ikut semua.

"Yang pasti seluruh guru dan TU," tutur Sudarminto.

Meskipun hasil rapid test massal dinyatakan non reaktif seluruhnya, Sudarminto mengaku tetap menganjurkan para guru dan pegawai sekolah untuk berkegiatan dari rumah dahulu selama 14 hari mendatang.

"Sementara 14 hari kerja dari rumah dahulu," tandas Sudarminto.

Seluruh guru dan karyawan di SMPN 3 Surabaya langsung diperiksa kesehatannya dengan menggelar rapid test massal. Tes dilakukan setelah Kepala Sekolah Budi Hartono meninggal karena COVID-19 pada Minggu (21/6) lalu. (dtk)

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Ini Hasil Rapid Test Guru SMP di Surabaya Usai Kepsek Meninggal Karena COVID-19"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel