Alasan PLN Tolak Tangguhkan Pembayaran Listrik yang Diajukan Walkot Solo

Walkot Solo Hadi Rudyatmo cukur gundul untuk tolak bala Corona

UpdateInfoo.com -   Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengajukan surat utang ke PLN terkait penangguhan pembayaran listrik. Namun PLN Solo tak mengabulkan permintaan itu.

"Kalau kami kan sifatnya hanya operasional, kebijakan ada di pemerintah pusat, dan tidak ada stimulus itu. Jadi kami tidak bisa (mengabulkan)," ujar Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Solo Ari Prasetyo saat dihubungi detikcom, Minggu (8/6/2020).

Dia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Menurutnya, Rudy memahami hal tersebut, bahkan pembayaran bulan Mei telah dilunasi.

"Jadi sudah clear, sudah saya komunikasikan kepada beliau (FX Rudy), beliau sudah paham," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Rudy mengungkap anggaran Pemkot Solo telah tersedot untuk penanganan virus Corona atau COVID-19. Dia saat itu menuturkan surat penangguhan pembayaran diajukan untuk tujuh bulan terhitung per Juni 2020.

"Kami mohon nanti agar bisa dibayar di APBD Perubahan 2020. Kami juga belum tahu ada uang apa tidak, ya kami usahakanlah. Ya harapannya agar listrik tidak diputus walaupun terlambat bayar," terangnya kepada wartawan, kemarin.

Rudy menyebut, biaya listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) di Solo mencapai Rp 5 miliar per tahun.

"Untuk PJU Rp 5 miliar, untuk balai kota, rumah dinas wali kota dan wakil wali kota Rp 3,6 miliar. Belum lagi gedung-gedung dinas di luar balai kota," lanjut Rudy. (dtk)

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Alasan PLN Tolak Tangguhkan Pembayaran Listrik yang Diajukan Walkot Solo"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel