Petugas Medis Corona Sragen Diancam Via WA, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Poster

UpdateInfoo.com -  Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus seorang petugas medis Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen yang mendapat pesan bernada ancaman melalui WhatsApp (WA) usai menangani pasien positif virus Corona (COVID-19). Polisi telah memeriksa pihak terkait dan melacak nomor pengirim pesan tersebut.

"Kepolisian serius menangani kasus ini. Langkah-langkah sudah dilakukan, sudah dilidik, sudah cari informasi, termasuk kita minta keterangan kepada keluarga (pasien) tersebut," kata Kapolsek Kedawung Iptu Sutomo saat dihubungi detikcom, Minggu (31/5/2020).

Menurut Sutomo, saat ditanya petugas, seluruh anggota keluarga mengaku tidak tahu-menahu terkait WA berisi ancaman tersebut. Keluarga juga menampik adanya koordinator yang mewakili mereka, seperti yang tertera dalam WA berisi ancaman tersebut.

"Kita sudah pendekatan sama keluarga pasien positif, termasuk meminta keterangan pada salah satu (anggota keluarga) yang dicurigai. Namun tidak ada yang mengakui (mengirim pesan). Mereka malah mengatakan tidak ada koordinator itu nggak ada," papar Sutomo.

Sementara berdasarkan pelacakan, lanjutnya, nomor pengirim WA berisi ancaman tersebut sudah tidak aktif lagi. Ketika polisi memeriksa registernya, nomor tersebut ternyata tidak mendaftarkan identitas diri.

"Sudah dilacak nomornya tidak aktif, sudah dibuang kelihatannya. Setelah dicek nomor itu juga tidak diregistrasi. Tidak ada nama dan alamatnya," terang Sutomo.

Sutomo mengaku akan terus berupaya mengungkap kasus intimidasi ini. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan tim IT Polres Sragen untuk bisa mendapatkan petunjuk-petunjuk lain.

"Akan terus kita lidik. Dicari sisik melik lah. Kita juga kerja sama dengan polres ada tim IT. Semoga segera kita temukan (pelakunya)," tegas Sutomo.

Diberitakan sebelumnya, seorang petugas medis di Puskesmas Kedawung, Sragen mendapatkan pesan bernada ancaman melalui WA. Petugas medis mendapat pesan itu setelah menangani kasus virus Corona di wilayah setempat.

Pihak Puskesmas, Pemerintah Kecamatan Kedawung, Pemkab Sragen hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara soal kasus tersebut.

Ganjar meminta kepolisian mengusut ancaman terhadap petugas medis yang menangani kasus virus Corona (COVID-19) itu.

"Saya harap polisi tidak usah ragu. Kami mendukung siapapun yang mengancam untuk ditindak, apalagi kepada tenaga medis," kata Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (31/5).

Ganjar menyesalkan peristiwa adanya ancaman terhadap tenaga medis UPTD Puskesmas Kedawung, Sragen itu. Ia kembali meminta tidak ada lagi stigma negatif terhadap tenaga medis yang berjuang melawan Corona.

"Jangan lagi pernah ada model-model seperti ini. Tolong jangan ada yang aneh-aneh, kita lagi dalam kondisi sulit. Maka saya dukung petugas keamanan untuk bisa menyelesaikan ini. Diperiksa saja," tandasnya. (dtk)

Untuk Mendapatkan Update Berita TERBARU
Follow Kami Juga Di :

Facebook Klik : UPDATE INFO
Instagram Klik : UPDATE INFOO
Telegram Klik : UPDATE INFOO OFFICIAL
Twitter Klik : UPDATE INFOO

Budayakan Membaca Agar Kenali Fakta
Terima Kasih

0 Response to "Petugas Medis Corona Sragen Diancam Via WA, Ini Hasil Penyelidikan Polisi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel